Serahkan 1000 Buku Kepada TBM Khasanah Bandar Rahmad, Kadisdik Batubara Berharap Dapat Menjadi Magnet Literasi

BATUBARA – LIPUTAN68.COM – Dalam  rangka mengembangkan minat baca warga dan memperkuat program literasi sebagaimana yang selalu  disampaikan oleh Bupati Batubara, Ir. H. Zahir, M. AP., Kadisdik Batubara Ilyas Sitorus bersama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Provinsi Sumut, beserta para penerbit, memberikan bantuan 1000an buku kepada Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Khasanah, di Desa Bandar Rahmad, Kabupaten Batubara.

Dalam sambutannya Kadisdik Batu Bara yang hadir mewakili Bupati berharap keberadaan TBM Khasanah ini dapat merangsang anak-anak tepian pantai Desa Bandar Rahmad untuk lebih gemar membaca dan memiliki daya pikir dan ke ingintahuan yang tinggi.

“Semoga buku-buku ini dapat merangsang anak-anak dan warga di desa pesisir ini untuk gemar membaca dan bernalar tinggi, serta dapat menggali ilmu pengetahuan yang seluas-luasnya. Semua itu hanya dapat diperoleh melalui membaca. Mendekatkan buku pada anak sehingga anak lebih tertarik untuk  membacanya”, ungkap Kadisdik Batubara di ruang TBM Khasanah Bandar Rahmad, Jum’at petang  (23/10/2020).

Masih menurut NcekLi, sapaan akrab Kadisdik Batu Bara ini, bahwa kedatangannya kedua kali ke TBM ini merupakan pemenuhan Janjinya datang kembali bersama rekan-rekan penerbit Nasional seperti Tiga Serangkai, Intan Pariwara, Grafindo, Erlangga, dan Masmedia.

“Kehadiran kami kali ini tampak istimewa karena datang bersama kami perwakilan dari Dinas Perpustakaan Dan Arsip (Diperpusip) Sumut. Diperpusip Sumut juga ikut memberikan semangat kepada anak-anak kami di tepian pantai ini dengan memberikan bantuan buku sebanyak 200 eks”, ungkap NcekLi lagi.

Masih menurut Mahasiswa Program Doktor Pendidikan Unimed ini, membaca sangat penting dalam kehidupan masyarakat terutama pada anak mengingat lajunya perkembangan zaman yang semakin kompleks, sehingga kemampuan membaca menjadi tuntutan. Salah satu upaya peningkatan sumber daya manusia yaitu dengan mendorong tumbuhnya minat belajar dan baca masyarakat yang dimulai dari usia anak-anak.

Oleh karena itu Ilyas berharap keberadaan koleksi buku referensi ini semoga dapat menjadi magnet sehingga menambah minat baca anak-anak kami, dan kepada adek-adek pengasuh TBM ini Ilyas berpesan biarkan buku rusak karena di baca atau dipakai anak-anak ketimbang rusak karena di simpan dimakan serangga.

Sementara Erikson Pakpahan Kasi Pembudayaan Gemar Membaca, Diperpusip Sumut, mengatakan bahwa kehadiran kami bersama hari ini berbagi dan memberikan dukungan kepada anak-anak kami agar memanfaatkan keberadaan TBM ini.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *