Walaupun Ada Sebagian Guru Yang Terpapar Covid-19, Tetap Sekolah di Kabupaten Gorontalo Dibuka

Gorontalo, Liputan68.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Zubair Pomalingo tetap akan membuka proses belajar mengajar secara tatap muka mulai tahun depan meski baru-baru ini sedikitnya 16 guru terkonfirmasi positif Covid-19.

Walaupun pula ada beberapa Guru yang terpapar Covid-19 itu guru SMA. Jadi, tak akan mempengaruhi belajar tatap muka di Kabupaten Gorontalo,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Gorontalo, Zubair Pomalingo.
Senin (30/11/2020).

Menurutnya, kewenangan pemerintah kabupaten/kota adalah sekolah setingkat SD dan SMP. Sedangkan untuk SMA sederajat merupakan kewenangan pemerintah provinsi.
“Maka yang hanya di buka tahun depan itu hanya SD dan SMP,” sambung Zubair.

Lebih lanjut Zubair menjelaskan, kebijakan pembukaan sekolah diambil berdasarkan terbitnya surat keputusan bersama 4 menteri yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Agama tertanggal 23 November 2020.

Olehnya itu berdasarkan surat tersebut, sekolah yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Gorontalo akan tetap dibuka awal Januari 2021 mendatang. Insha Allah.

Bahkan, saat ini pula pihaknya telah memiliki data terkait jumlah sekolah yang telah siap untuk melakukan aktivitas belajar mengajar tatap muka. Data tersebut merupakan hasil dari proses verifikasi yang dilakukan Dikbud Kabupaten Gorontalo, beberapa waktu lalu.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *