Hj Marliah Soekirman Suka Bekebun Sayuran dam Buah-buahan

Oleh: Dr Purwadi M.Hum.

(Ketua Lembaga Olah Kajian Nusantara – LOKANTARA Hp 087864404347)

A. Ketrampilan Menggunakan Tanah Pekarangan.

Menurut Hj Marliah Soekirman Wanita sebaiknya memiliki ketrampilan. Baik itu ketrampilan berkebun, memasak, merangkai bunga, menata peralatan rumah tangga maupun dalam bidang industri.

Kemampuan wanita berkebun meliputi tanaman ringan. Ambil contoh tanaman sayur mayur yang hanya memerlukan tenaga kecil. Sayur mayur yang ditanam di sekitar pekarangan membantu ekonomi tingkat sederhana. Bu Marliah memberi contoh nyata.

Pada tanggal 26 Nopember 2020 Bu Marliah memberi suguhan yang berasal dari hasil kebun sendiri. Seharian itu Bersama asisten Dapur Mak Darmi, Bu Marliah Soekirman begitu sibuk. Ibu ibu berdatangan dalam rangka malam wiridan. Sebagian besar sayur mayur yang dimasak sudah tersedia di kebun.

Sayur bayam, kangkung, kacang, seledri, koro cuma memerlukan tenaga ringan. Cara menanam amat mudah. Teknologi juga simpel. Tumbuh subur di semua tempat. Perawatan bisa sambil lalu. Tidak menguras tenaga dan pikiran. Tanaman sayur jenis ini tumbuh secara alamiah.

Pekarangan Bu Marliah selalu berwarna hijau. Sayur mayur dan buah buahan sengaja ditanam. Pisang, blimbing, pepaya, mangga, jeruk berbuah sepanjang masa. Jenis umbi umbian pun tersedia. Talas, labu, ketela, puhung panen setiap saat. Pagi sore dapur Bu Marliah akan mudah dijumpai pisang goreng. Kadang kadang juga ada suguhan ketela godog.

Tamu kerabat handai taulan mendapat suguhan yang nyamleng alias enak sekali. Sambil minum teh hangat, mereka menikmati sajian khas makanan tradisional. Ditanggung halal dan sehat. Penanaman perawatan dilakukan secara manual. Jauh dari obat pengawet.

Bu Marliah terbiasa kerja mandiri. Menyapu, mencuci, memasak, bersih bersih dilakukan dengan cekatan. Tangan trampil, kaki lincah melangkah. Begitulah rutinitas yang sudah berlangsung bertahun tahun.

Komunikasi Bu Marliah tergolong lancar dengan segala kalangan. Maklum beliau terlibat dalam kegiatan BITRA.Tamu hilir mudik berdatangan. Sambutan hangat tuan rumah bikin betah kerasan nyaman. Hasil kebun menjadi sarana diplomasi persahabatan.

Kebun sayur mayur malatih orang berlaku jujur. Kebun buah dijadikan sebagai tempat diplomasi yang indah. Bu Marliah Soekirman menawarkan kebaikan teladan.
Kesadaran ekologi sayur mayur mendatangkan nasib mujur. Sahabat makin dekat, saudara tambah mesra.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *