Ternyata Orang yang Rajin Berdoa Miliki Otak yang Lebih Merah dan Efeknya Dapat Ditransfer Ke Tubuh Sebagai Obat Universal

Liputan68.com | Dr. Andrew Newberg dari Rumah Sakit Thomas Jefferson di Philadelphia telah mempelajari efek berdoa pada otak selama 20 tahun dan percaya bahwa doa bukanlah obat untuk kanker, tetapi bisa menjadi alat yang sangat berguna untuk mengobati penyakit ini.

Gambar di sebelah kanan adalah otak orang yang sedang istirahat dan memiliki warna yang jauh lebih merah dalam hal otak orang yang berdoa, jelas Dr. Newberg sambil menunjukkan gambar-gambar di telepon genggamnya.

Perubahan ini merupakan tanda pasti bahwa doa memiliki kekuatan penyembuhan. Di sisi ilmiah, kami mengikuti perubahan ini dalam hal aktivitas otak yang berbeda, serta perubahan senyawa kimia yang ditemukan di otak, Newberg menjelaskan.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *