Bupati Pakpak Bharat Franc Tumanggor Secara Resmi Buka TMMD-112

Acara pembukaan yang tetap menerapkan disiplin Protokol Kesehatan secara ketat ini dilangsungkan di Gedung Serba Guna Salak, Kecamatan Salak Kab Pakpak Bharat dan dihadiri oleh Komandan Korem 023/KS yang diwakili Kepala Staf Korem 023/KS, Letkol Inf Deny Enggel Rupingi,Dandim 0206/DR, Kapolres Pakpak Bharat, Ketua DPRD Kab.Pakpak Bharat Hotma Ramles Tumanggor, Perwakilan Kejaksaan, perwakilan PN Sidikalang, para Danramil, pimpinan OPD, Instansi vertikal serta usur lainnya.

Dandim 0206/Dairi, Letkol Arm Adietya Yuni Nurtono, SH, yang juga merupakan Dansatgas TMMD ke-112, menjelaskan adapun dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah berdasarkan surat Pangdam Bukit Barisan No ST/ 32/2020 tanggal 13 Januari 2020 tentang perintah dan merencanakan, menyiapkan dan melaksankan kegiatan TMMD ke-112 tahun 2021, dengan tujuan membangun pemerintah daerah dalam akselerasi pembangunan daerah khususnya Kabupaten Pakpak Bharat wilayah Kodim 0206/DR. Adapun sasaran fisiknya adalah pembukaan jalan sepanjang 8000 meter dengan lebar 8 meter, pemasangan flat beton sebanyak 2 unit, pembuatan gorong-gorong sebanyak 5 unit dan pengecoran tempat ibadah yakni mushola dan gereja sebanyak 2 unit.

“Sedangkan sasaran non fisik adalah penyuluhan bela negara, penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan pelayanan kesehatan, penyuluhan pertanian, penyuluhan hukum dan  kamtibmas, penyuluhan  sosialisasi Narkoba, penyuluhan keagamaan serta penyuluhan lainnya. Kegiatan dilaksanakan 15 September-14Oktober 2021 berlokasi di Desa Aornakan II dan Desa Kecupak I Kec PGGS Pakpak Bharat. Untuk personil Satgas,SSK TMMD terdiri dari Yonif 125 93 orang, Yon Zipur 10 orang, TNI-AU 2 orang, TNI-AL 2 orang serta Polres Pakpak Bharat 3 orang, Posko Satgas 15 orang dengan jumlah seluruhnya 125 orang.” jelas Dandim 0206/Dairi, Letkol Arm Adietya Yuni Nurtono, SH.

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor dalam amanatnya mengatakan bahwa, Program TNI manunggal membangun desa adalah program lintas sektoral yang melibatkan TNI, Kementerian, Lembaga Pemerintah non kementerian dan pemerintah daerah, serta segenap lapisan masyarakat. melalui program ini diharapkan dapat mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah pedesaan, sebab proses perencanaan TMMD selalu diawali dengan melibatkan berbagai instansi dan masyarakat sebagai pelaku dan penguna hasil TMMD. Peran dan kerjasama yang erat dari semua stakeholder, baik kementerian, lembaga pemerintah non kementerian, pemerintah daerah, BUMN/BUMD, swasta yang didukung partisipasi aktif masyarakat merupakan penentu keberhasilan TMMD.

Program TMMD telah membantu tugas pemerintah di daerah dalam meningkatkan pembangunan didaerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memantapkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. melalui program TMMD secara berkesinambungan, diharapkan akan dapat mewujudkan ketahanan masyarakat yang tangguh dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman yang muaranya akan berdayaguna bagi kepentingan pertahanan negara.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *