Pacitan – Ratusan warga Pacitan padati halaman parkir pasar Minulyo pada minggu pagi (07/08/2022). Mereka berkumpul untuk ikuti prosesi acara sedekah pasar yang digelar oleh paguyuban pedagang.
Acara ini adalah kali pertama yang diadakan dan bahkan satu satunya yang pernah digelar di kabupaten Pacitan dan daerah lain.Jika umumnya setiap muharam ( suro) banyak diadakan prosesi larung saji di pantai, sedekah bumi di beberapa désa, namun sedekah pasar belum pernah diadakan.
Sedekah pasar sengaja digelar sebagai wujud ucapan syukur, dan terimakasih kepada Tuhan yang Maha esa, karena sampai dengan saat ini masyarakat dan pedagang pada khususnya masih diberikan kesehatan dan keselamatan yang melimpah.
” Setelah melewati pandemi yang luar biasa kami sengaja menggelar Acara ini sebagai sarana syukur dan silahturahmi antar pedagang dan masyarakat. Berkumpul bersama dan berdoa bersama .” Kata ketua paguyuban pedagang pasar minulyo Pacitan, nanang anshori (08/08/2022).
Rangkaian acara sedekah pasar dimulai dari prosesi pengumpulan sedekah dari pedagang ( sayuran, daging ,ikan, aneka jajan, sepatu sandal, baju). Mereka bersedekah ( pedagang ) tanpa diberikan batas minimal atau maksimal, sesuai dengan kemampuan masing masing .yang kemudian di ditata seperti tumpeng.
Setelah itu prosesi doa dan kemudian potong tumpeng ( nasi kuning lengkap dengan lauk pauk).dan hasil sedekah pedagang langsung diserbu oleh masyarakat.
” Seikhlasnya pedagang, apa yang dia punya silahkan kalopun tidak ada ya gak papa .namanya aja sedekah.dan alhamdulillah. Tanpa diduga yang terkumpul banyak sekali.” Jelas manyol ( sapaan akrab ketua paguyuban pedagang pasar).
