SERGAI — LIPUTAN68.COM — Relawan Srikandi Ganjar Sumatera Utara menularkan semangat Hari Pahlawan dengan menggelar ‘Srikandi Talk Women Inspiratif: Perempuan Bisa Apa?’.
Momentum ini merupakan upaya memerjuangkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan milenial agar mampu mandiri dan berdaya saing dalam segala sektor.
Ratusan perempuan milenial ambil bagian dalam acara yang dilaksanakan di Pantai Kelang, Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Kamis (10/11/2022).
Berbagai talkshow menarik dimeriahkan oleh womenpreneur, Tutut Wijayanti, dosen sekaligus presenter Sri Wanasari, dan influencer Yessica Sabrina.
“Kami ingin mengedukasi perempuan milenial dan mengeksplore kemampuan mereka sebagai perempuan mandiri. Jadi kami ingin setelah dari sini nanti para perempuan milenial ini sudah mengerti mereka ini akan menjadi perempuan seperti apa,” ucap Koordinator Wilayah Srikandi Ganjar Sumatera Utara, Firda Annisa Sirait.
Firda mengatakan, Srikandi Talk menjadi cara memerkenalkan sosok Ganjar yang sangat mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.
Terbukti, ungkap dia, di bawah kendali Ganjar, Jawa Tengah menyandang predikat provinsi dengan kesetaraan gender terbaik di Indonesia melalui penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak secara empat kali berturut-turut.
Jateng menjadi yang terbaik karena mendapatkan penghargaan kategori Mentor, penghargaan tertinggi dalam kategori APE.
Sementara 12 kabupaten/kota di Jateng mendapat penghargaan kategori Utama, 13 kabupaten/kota mendapat kategori Madya dan 8 kabupaten/kota meraih penghargaan kategori Pratama.
Di sisi lain, program pemberdayaan perempuan ala Ganjar diantaranya Sekolah Cerdas Perempuan Masa Kini (Serat Kartini) yang mendorong sekitar 30 persen perempuan dalam sebuah kelompok, sehingga dapat memengaruhi sebuah kebijakan yang akan diambil.
Ganjar juga menciptakan banyak ruang kreasi bagi kalangan milenial untuk saling berjejaring, menciptakan karya, dan berwirausaha melalui program Hetero Space.
“Acara ini juga kami lakukan guna memerkenalkan Pak Ganjar kepada perempuan milenial untuk mengingatkan mereka bahwa masih ada pemimpin yang peduli mereka (kalangan perempuan milenial),” kata Firda.
Firda berkomitmen terus menggelar kegiatan menarik dan bermanfaat lainnya untuk menyatukan aspirasi Ganjar Presiden 2024.
Sehingga, berbagai program dan gagasan yang berpihak kepada perempuan dapat diupayakan Ganjar untuk Indonesia.
“Kami berharap semua program yang telah dilakukan di Jateng itu bisa diaplikasikan di seluruh Indonesia jika Pak Ganjar jadi presiden. Sebab, perempuan milenial sangat membutuhkan program-program kerja seperti itu yang sangat melindungi para perempuan,” pungkasnya.
