NTT, Liputan68.com– Proyek peningkatan jalan hotmix di ruas Taebenu, Kelurahan Oebufu, Kota Kupang, segera memasuki fase penting.
Setelah melewati masa pengumpulan data teknis, pekan depan ditargetkan sudah bisa digelar Pre-Construction Meeting (PCM), tahapan kunci sebelum pekerjaan fisik benar-benar dimulai.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Dinas PUPR Kota Kupang, Johanes Puu menjelaskan, saat ini tim masih menunggu hasil uji laboratorium dari proses pengeboran tanah yang telah dilakukan di lapangan.
“Sekarang mereka baru selesai boring. Data sedang diolah dan tunggu hasil lab. Pekan depan kita usahakan PCM sudah bisa dilaksanakan. Setelah MC-0, data lengkap, langsung jalan,” ujar Jack, Senin (24/6/25).
PCM menjadi tahap penting karena menjadi titik final untuk memverifikasi kesiapan teknis di lapangan, termasuk penyesuaian gambar kerja, penentuan metode pelaksanaan, serta pembagian tanggung jawab antara penyedia jasa dan pemerintah.
Proyek ini akan menangani lebih dari 200 meter jalan yang menghubungkan kawasan Oebufu, Liliba, Naimata hingga Penfui, salah satu jalur strategis transportasi darat di Kota Kupang.
“Setelah PCM, pekerjaan langsung dimulai. Kita akan langsung lakukan pembayaran uang muka sebesar 30 persen dari nilai kontrak,” kata PPK.
Proyek ini dikerjakan oleh penyedia jasa pemenang tender, CV. Panca Konstruksi, yang telah menandatangani kontrak kerja dengan Pemkot Kupang pada 3 Juni 2025.
Nilai pekerjaan mencapai Rp13.269.000.000, dan bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025.
“Target waktu pengerjaan selama 150 hari kalender, dan kita harapkan proyek ini bisa selesai pada awal November 2025,” tambah Jack.
Didukung dengan perencanaan teknis berbasis data dan pengawasan ketat di setiap tahapan, Pemkot Kupang berkomitmen menjadikan proyek ini sebagai contoh pelaksanaan infrastruktur yang efisien dan berstandar tinggi.***
