NTT, Liputan68.com- Suasana penuh semangat terlihat di Desa Angkaes pada Jumat pagi. Pada Jumat 18 Juli 2025 sejak pukul 07.00 WIB, aparat desa, warga, pelajar, dan berbagai elemen masyarakat berkumpul di Kantor Desa untuk mengikuti kegiatan Jumat Bersih.
Agenda ini difokuskan pada pembersihan area publik seperti jalanan, selokan, dan fasilitas umum demi menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.
Penjabat (Pj) Kepala Desa Angkaes, Paulus Bria Taek, S.Ag, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi bersih-bersih, melainkan wujud nyata nilai gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat desa.
“Kegiatan ini tidak hanya untuk menjaga kebersihan, tetapi juga memperkuat tradisi gotong royong di desa kita. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap bersih dan asri,” ungkap Paulus.
Partisipasi masyarakat mendapat apresiasi tinggi, termasuk dari kalangan pelajar. Salah satu siswa SMA Sinar Nusantara mengaku bangga dapat ikut serta.
“Kami belajar bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Ini pengalaman berharga untuk kami,” katanya.
Kepala SMA Sinar Nusantara, Virgilius Tahu, S.Pd, juga memberikan dukungan penuh.
“Jumat Bersih ini bukan hanya tentang kebersihan, tetapi juga mempererat hubungan antara aparat desa, warga, guru, dan siswa. Ini wujud sinergi positif,” ujarnya.
Dukungan serupa datang dari seorang ASN Dinas Pendidikan, Daniel Bria yang berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin.
“Gotong royong dalam Jumat Bersih menunjukkan bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” tutur Daniel.
Paulus Bria Taek menutup kegiatan dengan komitmen kuat untuk melanjutkan program ini secara berkelanjutan.
“Kami akan terus menjaga kebersihan dan meningkatkan kualitas lingkungan demi kesejahteraan warga,” tegasnya.
Dengan antusiasme masyarakat dan semua pihak yang terlibat, Desa Angkaes menegaskan tekadnya menjadi desa yang bersih, sehat, dan nyaman untuk semua warganya.*** (Eki Luan)
