Kembali Gelar Pelatihan Public Speaking Gratis, Injeksi Creative Center Bangun Kepercayaan Diri SDM Muda NTT

NTT, Liputan68.com- Komitmen membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) muda Nusa Tenggara Timur kembali ditunjukkan Injeksi Creative Center yang dikenal luas sebagai Injeksi Laptop Kupang. Tak sekadar menjadi tempat berbisnis perangkat teknologi, Injeksi rutin menghadirkan pelatihan public speaking gratis bagi masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung sejak 21 Februari hingga 7 Maret 2026 ini digelar dalam empat gelombang kelas. Dua kelas dilaksanakan pada 21–26 Februari dan dua kelas lainnya pada 2–6 Maret, dengan sesi sore hingga malam hari. Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari siswa SMP, SMA, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Bahkan ada yang datang dari TTS, Soe, Rote, dan Sabu dengan izin dari sekolah untuk mengikuti pelatihan.

Antusiasme begitu tinggi. Sekitar 400 orang mendaftar, namun karena keterbatasan waktu dan kuota, dilakukan seleksi. Dari jumlah tersebut, 160 peserta berhasil mengikuti pelatihan hingga tuntas dan memperoleh sertifikat.

Salah satu peserta, Margareta, mengaku merasakan pengalaman berharga selama mengikuti kegiatan tersebut.

“Banyak sekali kesannya. Saat saya di sini saya bahagia, dapat teman baru yang luar biasa dan berbagai pelajaran yang luar biasa,” ungkapnya (7/3/2026).

Pelatihan ini dirancang bukan hanya mengajarkan teknik berbicara di depan umum, tetapi juga membangun mental dan karakter.

Dua jam pertama difokuskan pada penguatan psikologi dan motivasi. Sesi berikutnya diisi dengan teknik public speaking seperti pengolahan suara dan vokal, penguasaan visual, serta cara tampil percaya diri.

Direktur Utama Injeksi Creative Center, Jeksi Siokain, S.ST., M.AP., M.M., C.PS., C.MD, menyampaikan bahwa peserta tidak hanya dari kalangan pelajar, tetapi juga dari instansi pemerintah, termasuk dinas serta bidang perempuan dan anak. Sebagian mengikuti pelatihan dengan alasan sederhana, seperti ingin menjadi MC dalam acara-acara resmi atau protokol.

“Kita tekankan bahwa public speaking bukan hanya soal berbicara, tetapi bagaimana menjadi influencer yang memberi dampak positif. Karakter itu yang paling penting,” jelas Jeksi.

Ia menambahkan, SDM muda NTT sejatinya memiliki potensi besar. Tinggal bagaimana keberanian, mental, dan keterampilan mereka diasah secara konsisten.

Penutupan pelatihan dirangkai dengan berbagi takjil dan buka puasa bersama, menghadirkan suasana hangat dan kebersamaan di antara peserta.

Ke depan, Injeksi Creative Center berencana kembali menggelar pelatihan serupa pada bulan Mei serta dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional. Jeksi bahkan menyampaikan target besar mereka untuk beberapa tahun ke depan, yakni mampu menginspirasi hingga satu juta SDM muda NTT.

“SDM muda NTT itu bagus. Harapan kita, dalam beberapa tahun ke depan, kita bisa menginfluens satu juta anak muda untuk berani tampil dan memberi dampak,” tegasnya.

Melalui langkah konsisten ini, Injeksi Creative Center membuktikan bahwa membangun daerah tidak selalu dimulai dari panggung besar, tetapi dari keberanian berdiri, berbicara, dan percaya diri untuk masa depan NTT yang lebih terang.***

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *