Pada kesempatan tersebut Andi Suhaimi berharap kepada Panitia Khusus (Pansus) untuk lebih memperhatikan
510 ribu jiwa penduduk Labuhanbatu yang tersebar di sembilan kecamatan.
“Jika masih ada lagi bantuan dari Provinsi saya berharap cukupkanlah bantuan itu untuk masyarakat labuhanbatu, seperti yang telah Pansus sampaikan, di Kabupaten Batu Bara dari 30 ribu data yang ada, bantuanya yang turun berlebih hingga mencapai 60 ribu paket, sementara di Labuhanbatu kita hanya memperoleh 34.922 KK dari 38 ribu data yang kita ajukan.” harap Bupati.
Dalam Kunker tersebut diisi dengan sesi tanya jawab, masukan dan keluhan gugus tugas Covid-19 Labuhanbatu terkait letak kesulitan gugus tugas menghadapi bencana non alam tersebut.
Selain itu Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu melalui Kabid Kesmas Friska Simanjuntak mengajukan permohonan kepada Tim Pansus untuk disampaikan ke Provinsi agar memberikan bantuan alat pelayanan kesehatan Rapid Test untuk persiapan jika ada pasien yang terdeteksi virus Corona, karena dinilai di RSUD Rantauprapat masih kakurangan alat tersebut, ini dilihat dari posisi RSUD Rantauprapat yang menjadi Rumah Sakit Rujukan dari beberapa daerah.
Turut hadir pada silaturahmi tersebut, Bupati Labuhanbatu H.Andi Suhaimi Dalimunthe ST,MT, Tim Pansus dipimpin Ahmad Hardian Hardiadinata dari Fraksi PKS diikuti dr.Poarada Nababan S,Pb, dari PDIP, Budi Eli Laiya dari PDIP, Ingan Amin Barus dari Gerindra, Muhamad Faisal dari PAN, Dimas Diani dari Nasdem, dan Staf, Asisten I Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu Drs. Sarimpunan Ritonga M.Pd, Asisten III Zaid Harahap S.Sos, Para OPD , Kabag, Kaban, Kasatpol PP, dan Dirut RSUD Rantauprapat dr.Syafril Harahap. S.Pb.
(M-01)
