Pemkab Dairi Canangkan Sosialisasi Silahisabungan Geosite Bagian Kaldera Toba yang Telah Ditetapkan Sebagai Unesco Global Geopark


DAIRI – LIPUTAN68.COM – Silahisabungan Geosite Bagian Kaldera Toba Menjadi Anggota Unesco Global Geopark, Wakajati Sumut  sangat terkagum-kagum dengan keindahan alam Tao Silalahi ini.

Hal itu disampaikan langsung oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Jacob Hendrik Pattipeilohy, SH, MH dihadapan Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu dalam acara pencanangan sosialisasi Silahisabungan Geosite bagian dari Kaldera Toba yang ditetapkan sebagai Unesco Global Geopark. Pencanangan sosialisasi tersebut diadakan di kawasan Dermaga Wisata Silahisabungan, Desa Silalahi II pada Minggu (12/7/2020). Dalam sambutannya, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara mengatakan sangat terkagum kagum dengan keindahan yang dimiliki oleh Tao Silalahi dan menurut Beliau masyarakat Kabupaten Dairi pada umumnya dan masyarakat Silahisabungan pada khususnya adalah masyarakat yang diberkati oleh Tuhan.

Hal itu dikatakan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara karena ada beberapa anugerah yang luar biasa yang terdapat di Silahisabungan ini, yang pertama dikatakan Beliau pemandangan yang luar biasa ini sebelumnya hanya dapat dilihat dalam bentuk foto digital, namun sekarang sudah kita lihat langsung memang sangat luar biasa. Berikutnya diutarakan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara bahwa Silahisabungan Geosite bagian dari Kaldera Toba telah ditetapkan menjadi Unesco Global Geopark, yang artinya dengan adanya hal tersebut maka potensi wisata yang ada di Silahisabungan akan dipastikan terus berkembang.

Beliau juga mengatakan jika masyarakat Silahisabungan dibiasakan dengan suatu konsep melayani, kerja keras dan kerja tegas maka Beliau yakin Kabupaten Dairi dan masyarakat Silahisabungan akan mampu menggoyang dunia.

“Kami bergabung disini merupakan bagian untuk mendorong bagaimana masyarakat Dairi umumnya dan masyarakat Silahisabungan khususnya akan mampu bekerja keras sehingga mampu menggoyang dunia. Kami juga siap mengawal kerja-kerja Pemerintah Kabupaten Dairi sesuai kewenangan tugas fungsi kami dalam pelaksanaan pembangunan khususnya di sektor pariwisata ini,” ucap Beliau.

Sebelumnya, Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu dalam sambutannya mengatakan pencanangan ini dilakukan sebagai bentuk untuk sosialisasi kepada masyarakat bahwa Silahisabungan Geosite bagian dari Kaldera Toba yang ditetapkan sebagai Unesco Global Geoparks pada sidang ke 209 Dewan Eksekutif Unesco 7 Juli 2020 di Paris, Perancis.

“Usaha ini adalah usaha yang panjang. Puji Tuhan pada akhirnya dunia tidak bisa memungkiri bahwa luar biasanya alam yang kita miliki ini,” ujar Beliau.

Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba sebagai leading sektor atas nama Pemerintah Indonesia akan menerima plakat dan sertifikatnya yang akan segera diserahkan di Jeju, Korea Selatan pada bulan September 2020 nanti.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *