LANGKAT – LIPUTAN68.COM – Salah satu upaya mewujudkan Langkat yang semakin religius, dengan memberikan pendidikan berbasis agama kepada generasi muda bangsa. Memahami ini, Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin memberikan perhatian serius terhadap lembaga pendidikan yang mencetak genarasi qur’ani dan membetuk akhlak pelajarnya, berdasarkan nilai agama. Perhatian yang diberikan Bupati Langkat, salah satunya, meninjau langsung kesiapan Pesantren Modern Nuur Ar-Radhiyah menghadapi tahun pelajaran perdana 2020 – 2021, di Desa Pematang Tengah Kec. Tanjung Pura, Langkat.
Kedatangan Bupati Langkat bersama rombongan, disambut langsung Pendiri Pondok Pesantren Bapak H. Muhammad Nur Abu Bakar dan Tuan Guru Babusalam Zikmal Fuad, serta para pengurus Pesantren Nur Ar- Radhiyah. Dikesempatan itu, Bupati Langkat menyatakan, kehadiran pesantren ini bukan saja wadah penempahan intelektual muda yang beradab, juga pengembalian jati diri Kec. Tanjung Pura yang sejak dulu dikenal sebagai kota pendidikan di Langkat.
Atas nama Pemkab dan masyarakat Langkat, Bupati Langkat berterimakasih kepada pimpinan pondok pesantren, telah membantu pemerintah dalam penyediaan lokasi pendidikan yang representatif untuk Langkat religius. Semoga, doa Bupati Langkat segala yang menjadi cita – cita dan tujuan mulia dari pendirian lembaga pendidikan ini, dapat terwujud sebagaimana visi dan misi yang telah di tetapkan. Yakni, menghasilkan lulusan terbaik yang tidak semata berilmu, namun memiliki adab yang mulia. Sehingga para santrinya memiliki karekter yang santun, sesuai mottonya, “meletakkan adab diatas ilmu”.
Kepada para santri, Bupati Langkat berpesan, untuk menjadi sukses kuncinya ada pada disiplin, serta siap membentuk karakter diri yang beradab. Para santri, belajar keraslah dengan disiplin agar menjadi generasi emas, sehingga membanggakan orang tua dan berguna untuk bangsa dan agama. Sembari mengingatkan, pandemic covid 19 belum berakhir, tetap jaga kesehatan, immunitas tubuh dan selalu menjaga kebersihan diri serta mengikuti protokol Kesehatan.
Sementara, Ketua yayasan pesantren Bapak H. Firmansyah, meyampaikan, saat ini pembangunan tahap awal dalam penataan dan melengkapi fasilitas untuk para calon santri yang datang pada 19 Juli 2020, sudah selesai. Untuk jumlah calon santri tahun ini, 265 orang berasal dari berbagai daerah di Sumut. Kedepan, Insya Allah santrinya berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan Manca Negara.
