Penangkapan DT Sangat Prematur Dikaitkan Dengan Kapolri Ke Depan

Karena itu, yang perlu didorong oleh semua kalangan agar Bareskrim terus menorehkan prestasi demi prestasi dengan menangkap dan membawa ke proses hukum satu persatu para koruptor yang masih melarikan diri.

Tidak hanya menangkap DT, lalu melempem. Masih ada puluhan lagi “DT-DT” lainnya. Salah satu di antaranya yang tidak asing namanya di ruang publik adalah ET yang diduga merugikan negara sangat besar saat itu.

Menurut catatan EmrusCorner yang dari berita di media massa, ada 40 orang koruptor, salah satu di antaranya DT yang sudah ditangkap pekan ini, yang melarikan diri menghindari proses hukum yang seharusnya mereka jalani. Jadi, dengan tertangkapnya DT, maka masih ada 39 orang yang menikmati “udara segar”.

Oleh karena itu, tentu dengan dukungan politik yang kuat dari seluruh fraksi di DPR-RI dan berbagai kalangan agar prestasi penangkapan DT ini menjadi motivasi bagi Bareskrim Polri melakukan penangkapan para koruptor yang masih melarikan diri.

Tentu dengan berbagai penyesuaian situasi, kondisi dan keunikan di lapangan.

Berdasarkan informasi awal terkait dengan 39 orang tersebut, disusun dalam suatu perencanaan dan tindakan operasi dengan skala perioritas atas dasar tingkat kesulitan mengeksekusi di lapangan.

Saya menyarankan, utamakan penangkapan kepada seseorang yang gradasi tingkat kesulitan eksekusi di lapangan yang lebih rendah. Demikian seterusnya hingga 39 orang ini tertangkap dalam kurun empat tahun ke depan.

Jika operasi penangkapan terhadap semua koruptor yang melarikan diri tersebut dapat direalisasikan dalam kurun empat tahun ke depan, saya berpendapat, seluruh rakyat Indonesia akan bergembira sembari memberikan “dua jempol” sekaligus kepada Mabes Polri, terutama kepada Bareskrim Polri kita sebagai wujud apresiasi luar biasa,”Semoga.

Salam,
Emrus Sihombing
Direktur Eksekutif
Lembaga EmrusCorner

Sumber : Dr Emrus Sihombing

Editor : SF

BAGIKAN KE :