Joice menegaskan bahwa penggunaan cat sablon yang dicampur dengan minyak seharusnya digunakan dalam produksi tekstil bukan untuk ke kulit manusia. “Dampak jangka pendeknya ini akan langsung terasa seperti ada rasa gatal dan alergi di tempat yang mereka cat. Nah ini mereka pakai ke seluruh badan, jelas paling tidak akan ada banyak titik ruam merah di beberapa bagian,” ungkap Joice.
Tambahnya, Joice juga menuturkan bahwa dampak jangka panjang dari penggunaan cat sablon plus minyak secara rutin akan menimbulkan efek yang lebih berbahaya berupa kanker kulit.
“Hal yang paling berbahaya ini sangat memungkinkan untuk menderita kanker kulit. Ini yang paling ditakutkan dan ujung permasalahan menggunakan cat ini. Kalau dia berprofesi sebagai manusia silver dalam jangka panjang, tidak mustahil kanker ini menyerang tubuhnya,” tuturnya.
Kemudian bagian yang paling tidak mengenakkan timbul rasa gatal dan panas sebagai tanda utama manusia silver ini sudah terjangkit alergi. Dokter yang menjadi wakil dekan Fakultas Kedokteran di Universitas HKBP Nommensen Medan ini juga memberikan siasat agar dapat meminimalisir datangnya alergi.
“Kalau itu pekerjaan sehari-hari, bagaimana cara mencegahnya otomatis dia harus memakai pelembab, dioleskan dulu ke seluruh badannya baru kemudian dia memakai cat sablonnya itu,” pungkas Joice.
