“Saya tidak percaya saat pertama kali mendapat laporan. Ini merupakan pertama kalinya dalam 25 tahun bekerja sebagai polisi, saya kehilangan anak buah karena pisau taji ayam aduan,” tambahnya.
Sabung ayam merupakan ajang judi yang populer di Filipina, di mana orang-orang mempertaruhkan uang kepada ayam yang diunggulkan menang dalam perkelahian.
Para penjudi sabung ayam sengaja memasang pisau di kaki ayam untuk membuat efek mematikan.
Praktik ini sebenarnya tidak dilarang di Filipina, namun karena digelar saat pembatasan pandemi Covid-19 yang melarang perkumpulan banyak orang, sabung ayam tak diperbolehkan.
Polisi mengamankan tiga orang pelaku judi sabung ayam dan menangkap dua ekor ayam sebagai barang bukti. Polisi juga menyita dua set taji ayam.
Sumber: pojoksatu.com
(LM-01)
