oleh

Li Ying, Cantik, Cerdas & Masih Single, Wanita Terkaya di China yang Profesinya Ternyata Ini

BEIJING – LIPUTAN68.com – Dalam menjalankan bisnisnya yang menggurita, Jack Ma memiliki beberapa orang yang dijadikan kepercayaannya, salah satunya adalah wanita bernama Li Ying.

Li Ying adalah seorang investor handal dan kadang dijuluki sebagai “Warren Buffet” dari China. Misterius dan berotak cemerlang, inilah sekelumit kisahnya yang menarik.

Bagaimana awal kerja sama merekaini dimulai ? Pada tahun 2010, saat Li Ying berumur 29 tahun, Jack Ma yang sedang membesarkan Alibaba secara pribadi menghubungi Li yang telah bekerja di Silicon Valley, Amerika Serikat (AS).

Tak alang kepalang, Li ditelepon Jack Ma hingga tiga kali agar dia bersedia untuk bekerja bersamanya.

Jack Ma meminta Li untuk menjalankan salah satu perusahaan yaitu Yunfeng Capital, firma penanam saham Jack Ma yang fokus pada perusahaan energi. Setelah pendekatan yang cukup aktif, Li akhirnya setuju dan menjadi salah satu dari pendiri perusahaan tersebut, bersama David Yu dan Jack Ma sendiri.

Liputan JUGA  Pelantikan anggota DPR RI.DPD RI.MPR RI

Mengendalikan uang hingga ratusan juta dolar yang dipercayakan Jack Ma, membuat Li pernah berkompetisi dengan developer properti Yang Huiyan untuk menjadi wanita terkaya di China. Harta kekayaan yang tercatat pastinya tidak diketahui, tapi banyak media-media di China menyebutkan bahwa total asset yang dimiliki Li saat ini berada di kisaran 1,4 miliar dollar AS.

Kehidupannya yang dijaga sangat pribadi, membuat Li sangat jarang tampil di media ataupun mempertontonkan kehidupannya.

Li diketahui menggemari supercar, koleksinya mencakup Bentley, Mercedes Maybach serta kendaraan super mewah Rolls Royce Phantom.

Tidak hanya berparas cantik, kecerdasannya memang benar-benar cemerlang. Li diketahui besar di Shenzen dan pada saat SMA, orangtuanya menyarankan Li untuk pindah melanjutkan studi di AS lantaran melihat akan kepandaiannya.

Liputan JUGA  LORD GOLDSMITH: "STANDAR LEGALITAS PRODUK KAYU INDONESIA MEMUDAHKAN MASUK PASAR INGGRIS"

Pada awalnya Li enggan untuk mengikuti saran orang tuanya, tapi Li akhirnya setuju. Di AS, Li semakin menunjukkan bahwa dia jauh lebih pintar dari teman-temannya di sana. Pada umur 17 tahun, dia diterima di universitas bergengsi Massachusetts Institute of Technology (MIT), Yale dan Stanford.

Dikutip dari South China Morning Post, Li memilih untuk masuk MIT dan menyelesaikan kuliah dalam 3 tahun.

Di usia yang baru menginjak 20 tahun, Li telah menjadi sarjana Ilmu Komputer, sarjana ekonomi dan telah mengambil gelar master.

Pekerjaan pertamanya adalah di perusahaan McKinsey & Company. Dalam 13 tahun berikutnya, dia malang melintang di berbagai firma investasi top Wall Street dan karirnya cepat melesat.

Liputan JUGA  dr. Reisa : 4 Jam Sekali, Masker Harus Diganti

Jack Ma yang mengetahui sepak terjang Li, menganggap bahwa Li adalah kandidat terbaik untuk mengendalikan salah satu perusahaannya. Dia ditunjuk menjadi General Manager dan sukses membesarkan perusahaan.

Tahun silam, dia memutuskan berhenti dan mendirikan perusahaannya sendiri. Di tengah segala prestasinya, Li Ying tetap membumi dan tidak berusaha untuk menunjukkan siapa dirinya kepada masyarakat luas. Kombinasi antara kecantikan, kehidupan yang misterius dan kecerdasannya, membuat banyak orang menjadi penasaran. Li kabarnya masih “sendiri” dan media menyebutnya sebagai salah satu wanita single idaman di dunia.(1-M)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.