Perluasan lapangan kerja di segala bidang membuat rakyat riang gembira. Sebisa- bisanya pemerintah berusaha meningkatkan ketrampilan, kecepatan, ketepatan kerja.
Pertanian, perkebunan, peternakan adalah usaha kerja nyata. Seorang pemimpin harus trampil. Trampil adalah keahlian dalam menangani pekerjaan. Ketrampilan merupakan kemampuan kerja yang diperoleh melalui latihan dan belajar yang tekun.
Ketrampilan seseorang dapat digunakan sebagai bekal untuk mencari nafkah. Orang yang kurang jeli dalam analisis suatu masalah, maka dirinya harus mengimbangi dengan ketrampilan karena ketrampilan lebih bersifat teknis. Pendeknya, kalau pikirannya kurang cemerlang maka tangannya harus cekatan.
Tanggal muda bayaran jangan ditunda. Kerja dan upah merupakan kegiatan yang saling menguntungkan. Konsistensi terhadap suatu jenis pekerjaan akan mengantarkan seseorang kepada taraf profesionalisme yang tangguh. Latihan dan kebiasaan yang terus- menerus akan dengan sendirinya memupuk profesionalisme. Semua pekerjaan menurut Pak Jokowi seyogyanya dilakukan dengan tumemen.
Kecepatan kerja berpengaruh pada aspek produksi. Seorang pemimpin harus rikat. Rikat berarti cepat dalam melakukan segala pekerjaan. Kalau orang lain dapat melakukan pekerjaan satu maka ia harus dapat melakukan dua atau lebih.
Kemajuan bangsa tentu saja harus didukung oleh warganya yang bekerja secara rikat, supaya produksinya berlipat ganda. Sungguh suatu tragedi bila ada kelompok bangsa yang warganya lamban dalam bekerja dan menjadi beban negara lain. Permasalahan bangsa akan semakin menumpuk.
Produktivitas meningkat maka berpengaruh pada hasil kerja. Orang yang rikat bekerja tidak berarti grusa- grusu terburu -buru asal- asalan dan ceroboh. Untuk bisa rikat segalanya harus diperhitungkan secara njlimet detail tepat dan efektif dan efisien. Dengan demikian rikat dapat digolongkan menjadi etika dan etos kerja. Kemakmuran berhubungan dengan usaha yang benar.
Lincah dan trampil membuat tim bergairah. Seorang pemimpin harus trengginas. Trengginas adalah kemampuan kerja dan kecakapan menghindari rintangan dan hambatan. Dengan trengginas kerugian dapat ditekan dan kesulitan dapat dipermudah. Jeratan dapat dilepaskan dan penghambat justru akan menjadi pendukung.
Tepat dalam berusaha karena ketelitian. Pekerjaan apa saja mesti ada tantangan dan hambatan. Seorang pekerja profesional tidak akan mengeluh hanya karena hambatan. Baginya kegagalan harus dicegah, kerugian harus dihindari, persoalan harus dipecahkan dengan mengerahkan segala daya upaya tanpa menegnal sifat putus asa. Wong agung ing Ngeksiganda, Panembahan Senapati raja Mataram tahun 1582-1601.
Jawa penuh dengan keteladanan. Orang besar dan terkenal bermula dari tekad kuatnya dalam mencapai cita-cita. Duka nestapa, peluh air mata merupakan pupuk hidup yang menyegarkan semangat juang. Cita-cita yang berorientasi kepada kepentingan rakyat, maka akan mendapat simpati empati.
Limpat pasahing grahita. Pandai, trampil, lincah menjadikan usaha lancar. Seorang pemimpin harus memahami konsep guna. Guna mempunyai makna pandai, indah dan bermanfaat. Orang yang guna atau pandai, tingkah lakunya serba indah dan bermanfaat bagi orang lain. Kagunan langen beksan, mrih luhuring budaya.
Kagunan mempunyai arti kepandaian. Kagunan langen, kagunan beksa mrih luhuring budaya. Kesenian, tari -tarian damn keindahan dapat menjunjung tinggi keluhuran suatu bangsa. Kagunan yang sudah menjadi tradisi dan mengakar kuat dihargai oleh sesama bangsa.
Jumbuh kang ginayuh. Sukses dan berhasil merupakan tugas sebuah organisasi. Sejak dini usaha pengenalan dan apresiasi terhadap kagunan perlu dilakukan. Apabila masing-masing warga merasa memiliki maka bangsa itu akan punya harga diri dan percaya diri yang tinggi. Perlu adanya pelatihan terus menerus.
Rakyat makmur tentu berkat aneka ragam usaha. Seorang pemimpin harus memahami konsep kaya. Kaya berarti penghasilan, harta, atau uang. Orang yang mempunyai penghasilan yang mencukupi tentu saja akan tenang hidupnya. Sebaliknya orang yang miskin dan kekurangan akan menderita dan tidak mendapat kehormatan. Kalau ada, kehormatan tersebut lebih cenderung kepada belas kasihan.
Di pedesaan kekayaan yang tinggi nilainya adalah sapi. Oleh karena itu orang desa menyebut sapi dengan istilah raja kaya. Orang desa kalau ingin memiliki uang yang cukup banyak biasanya menjual sapi. Walaupun masih ada harta lain yang nilainya lebih besar, tetapi tidak semudah menjual sapi.
Sugih mbrewu adalah konsep pemilikan atas barang dan jasa. Agar kekayaan dapat diperoleh secara sah, orang harus bekerja keras, tekun dan jujur. Kekayaan merupakan salah satu lambang harga diri. Konsep kepemilikan harus diatur lewat undang-undang.
Pra taruna angudia, saniskara sangune sagung dumadi. Pada putra-. putrinya Pak Jokowi selalu berpesan agar giat berusaha. Seorang pemimpin harus memiliki sikap purun. Purun berarti kemauan, kehendak, tekad, semangat dalam menyelesaikan suatu kerja berat.
Mersudi ing kawruh, kang akeh gunane. Kemauan kuat untuk menyelesaikan suatu pekerjaan atau masalah sangat vital dan merupakan perbuatan mulia. Bisane sembada, tlatenana.
Wajibe dadi murid, ora kena pijer pamit. Para pelajar yang mempunyai kemauan keras untuk belajar tentu akan disukai oleh gurunya. Teman- temannya pun akan segan terhadapnya. Lebih -lebih lagi kemauan keras sangat penting untuk meraih cita- cita. Penghormatan dari orang lain akan muncul dengan sendirinya. Di mana- mana ia, akan selalu menjadi buah bibir. Itulah wujud dari nama harum karena purun, kemauan yang kuat.
Pengabdian dilakukan paripurna. Rangkaian kata guna, kaya lan purun dapat dijumpai dalam Serat Tripama karya Mangkunegara IV yang menceritakan kisah Patih Suwanda atau Raden Sumantri.
Cerita Sumantri Ngenger populer di lingkungan Surakarta. Patih Suwanda selalu sukses dalam menjalankan tugas. Cerita pewayangan sangat dihayati oleh leluhur Pak Jokowi. Dengan berbekal pengetahuan lokal ini, pemimpin berusaha mewujudkan kesejahteraan rakyat. Padha mulya bebarengan.
(LM-01)
