Pak Jokowi Dan Harapan Perdamaian Nusantara

Pengkajian tafsir dan makna ajarannya. Anak sebagai generasi penerus perlu dibimbing, dibina dan dididik. Oleh karena itu orang tua wajib membekali ilmu pengetahuan yang cukup. Kelak dapat digunakan untuk meraih kebahagiaan. Bekal ilmu yang cukup dapat membuat mental anak menjadi mandiri. Kalau sudah dewasa, mereka dapat hidup berdikari. Malah tenaga dan pikiran bisa berguna bagi kehidupan orang lain. Sesamaning ngaurip prayoga samad sinamadan.

Pendidikan kewarganegaraan menjadi sarana pembinaan cinta tanah air dan bangsa. Buat anak-anaknya, Pak Jokowi amat peduli dengan sikap darma bakti buat ibu pertiwi.

Ungkapan gemi nastiti ngati- ati berhubungan dengan tindakan yang cermat bersahaja. Seorang pemimpin harus bersikap titi. Titi atau teliti adalah sikap seseorang yang cermat, jeli dalam menyelesaikan segala pekerjaan. Ketelitian ini sangat penting untuk menunjang kesuksesan dengan hasil yang memuaskan seperti yang diharapkan.

Ketelitian waktu memungkinkan sukses tidak tertunda. Ketelitian tempat, memungkinkan pekerjaan selalu terarah. Ketelitian alat, memungkinkan terhindar dari senjata makan tuan. Ketelitian kerja, membuat pekerjaan menjadi sempurna. Banyak orang yang celaka karena alatnya sendiri. Contoh gampang adalah kecelakaan di jalan raya dikarenakan orang tidak teliti terhadap alat, tempat dan cara kerja.

Kegunaan menjadi faktor pertimbangan dalam mewujudkan suasana aman damai. Musibah karena waktu contohnya adalah orang yang tertinggal pesawat atau kereta. Kalau itu terjadi betapa ruginya orang tersebut. Dana, daya, tenaga, pikiran dan waktu terbuang sia-sia. Sekali lagi ketelitian terhadap segala hal sangat penting untuk meraih sukses hidup.

B. Perdamaian Bekal Utama Pembangunan.

Perdamaian menjadi idaman masyarakat. Titis ing samukawis. Seorang pemimpin harus mampu bertindak titis. Kata titis mengandung makna tepat sasaran, efektif dan efisien sesuai dengan harapan yang telah diprogram. Kejelian dan ketelitian seseorang mempunyai andil besar dalam menyukseskan cita- cita.

Mrantasi karya ngrampungi gawe demi usaha perdamaian. Tindakan yang titis akan membuat decak kagum, hormat dan bangga dari pihak lain. Dari sini akan muncul kepercayaan dan memupuk kewibawaan. Kebesaran seseorang berawal dari tindakan yang titis. Sejak dini semua orang harus berlatih.

Gladhen olah gelaring ajurit, berarti berlatih ketrampilan. Agar seseorang dapat bertindak titis memerlukan proses yang panjang, tekun dan tidak mengenal putus asa. Belajar terus- menerus dan sering dibutuhkan kesabaran dan ketabahan.

Asmaradana

Poma sira aja drengki, Dahwen marang ing sasama, Sama den arah harjane, Harjane wong aneng dunya, Dunya tekeng akerat, Akerate amrih lulus, Lulus dennya mengku nikmat.

Nikmat rasane ing ati, Ati pan ratuning badan, Badan iku sajatine, Pan iku ingaran kudrat, Kudrat Karsaning Allah, Allah ingkang Maha Agung, luhur tan ana pipindhan.

Padha kawruhana yekti, yektine ngelmu sarengat, Sarengat awit kang gedhe, Panggedhening ngelmu nyata,

Nyatane neng sarengat, Sarengat den amrih tutug, Tutug marang ing Kakekat.

Kakekate ngelmu jati, Jati sagunging upama, Upama kang katon kabeh, Kabeh iki aneng dunya, Dunya timbanging kerat, Ngakerat dina ing mbesuk, Mbesuk iya dadi dunya.

Pendalaman tafsir dan makna ajarannya, Ki Ageng Selo dikenal sebagai leluhur petani Jawa. Dengan rahmat Allah, Ki Ageng Selo mampu menangkap petir. Semua petani merasa mendapat pengayoman.

Ajaran Ki Ageng Selo masih dipercaya oleh petani desa di sekitar wilayah Surakart. Ki Ageng Selo dikenal sebagai pribadi yang sakti mandraguna.

Tetesing endhog berarti berbuahnya pekerjaan. Bisa terwujud bila dalam suasana aman damai ayem tentrem. Seorang pemimpin harus bersikap tatas. Tatas mengandung makna tuntas, selesai, rampung dengan sempurna atau paripurna. Sungguh mulia orang yang dapat menyelesaikan suatu pekerjaan dengan tuntas atau sempurna. Kecuali optimal, orang tersebut akan puas jiwanya.

Pekerjaan yang belum selesai dan ditinggalkan ibarat bangunan yang mengkrak. Sepet dipandang mata dan tidak memberikan daya guna. Atau seperti makanan yang tidak matang, tidak enak dimakan dan kadang menimbulkan penyakit. Lebih jauh yang menjalankan pekerjaan itu tidak memiliki tanggung jawab. Pekerjaan dilakukan asal- asalan yang hanya menghitung untung rugi. Tidak ada perasaan bersalah dan malu sedikit pun dilihat orang. Sikap demikian disebut ndableg yang mengundang kejengkelan dari pihak lain. Wong urip perlu kaca benggala, agar perdamaian menjadi kenyataan.

Garapan sebaiknya rampung kanthi paripurna. Proyek-proyek bangunan negara yang cepat rusak dan kadang ditinggal di tengah jalan sering dijumpai. Di samping mengganggu pemandangan, juga hanya menghambur-hamburkan uang. Oleh karena itu prinsip yang harus dimiliki setiap orang khususnya pemimpin adalah mengerjakan sesuatu secara paripurna atau tatas.

Sinom

Angadhang ing tengah lawang,

Rajang- rajang iris -iris, Kawula reracik rujak, Tan kendhat tansah cecawis,Mugi dadiya jampi, Rujak kinecer jeruk, ing layah lambah- lambah, Gula jawa lombok rawit, Nora suwe bapakne gendhuk wus teka.

 

Bedhug ndrandhang ngenthang- enthang,

Mbokne thole tak kandhani, Pakne aja nyela- nyela,

Ngregoni nggonku reracik, Apa kang kok tandangi, Aku gawe rujak jeruk,

Bumbune kuwi apa,

Lombok uyah gula trasi, Jeruk bali dhasare weton Blambangan.

Lewat pemancar RRI Surakarta, Pak Jokowi sekeluarga mendengarkan lantunan gendhing. Tembang sinom Rujak Jeruk iki pantes kanggo rengeng -rengeng. Jalaran cakepane nyaritakake para ibu kang lagi rajang- rajang rujak. Ora lali bumbu lombok sing dikeceri jeruk. Wadhahe layah sing digawe saka lemah. Kabeh pakaryan mau kanggo ngenteni garwane kang arep kondur. Bebrayan kang sayuk rukun.

Tatas dalam niatan, tutug dalam pekerjaan , sehingga perdamaian di nusantara benar- benar nyata. Seorang pemimpin harus mampu bersikap tatag. Tatag mengandung makna percaya diri, kukuh kemauan, berani dan tidak mengenal ragu. Ragu terhadap resiko besar yang dihadapi. Resiko yang besar berbanding lurus dengan keuntungan seorang bisnismen atau tingkat kemajuan karir seseorang pegawai.

Satriya pinilih kang bontos ing galih. Ulat patrap lan pangucap digunakan untuk mewujudkan hidup yang aman damai. Melakukan pekerjaan dengan tatag berarti melakukannya dengan sungguh -sungguh, rasional dan maksimal agar berhasil sesuai dengan harapan. Kejadian yang menyedihkan seperti terjadinya kecelakaan, bagi yang tidak tatag mungkin malah membahayakan diri dan orang lain. Profesi kedokteran membutuhkan pribadi yang tatag. Sikap tatag jauh dari perilaku grusa-grusu, ceroboh atau emosional.

Tutug momong kawula dasih. Sesanti ini mendapat perhatian dari Pak Jokowi dalam menjaga perdamaian nusantara. Seorang pemimpin harus mampu bersikap tutug. Tutug adalah kelanjutan dari sikap tatag. Kata tutug mengacu pada keberhasilan kerja sebagian hadiah dari tindakan tatag, sehingga bagi yang melakukannya memperoleh kepuasan jiwani.

Wewarah nuduhke lampah kang kebak ing ngarah- arah. Begitulah cara mencapai aman damai sejati. Ada satu hal yang selalu membuat repot ketika pekerjaan tidak tutug. Tidak jarang mereka yang dulunya terlibat lantas mengaku paling berjasa, sehingga menjadikan solidaritas terpecah- belah. Tinggal menunggu pembagian kenikmatan saja banyak di antara kita tidak bisa. Antara satu dengan yang lain berebut tulang -belulang. Ini sudah sering terjadi. Perlu adanya kesantunan.

Pelajaran sejarah memberi kawicaksanan tentang perdamaian hakiki. Alangkah mulianya kalau masing- masing pihak mengikis ambisinya. Pada akhirnya semua orang akan tahu, mana yang emas mana yang loyang, sebuah seleksi alam. Kepada generasi muda Pak Jokowi berpesan, agar mengambil suri teladan dari perjalanan hidup masa silam. Hidup bisa terhindar dari silang sengketa. Yang ada cuma ketentraman.

Perdamaian nusantara merupakan bentuk pengamalan Pancasila. Pada tingkat global bangsa Indonesia bisa berperan aktif dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berdasarkan keadilan abadi.

Nusantara adalah warga dunia yang punya hak dan kewajiban untuk menata masa depan yang lebih cemerlang. Dari Nusantara untuk perdamaian dunia.

(LM-01)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *