Singaraja, LIPUTAN68.com – Jajaran Pemkab Buleleng bersama dengan Pemprov Bali menggelar doa bersama di Pura Perjuangan Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk permohonan restu secara niskala terkait dengan rencana pembangunan bandara internasional di wilayah tersebut.
Doa bersama ini diikuti oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dan Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra beserta jajaran, FKPD Kabupaten Buleleng, bersama dengan Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra beserta jajaran, Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama, beberapa anggota DPRD Provinsi Bali dan anggota DPRD Kabupaten Buleleng serta warga masyarakat Desa Sumberklampok, di Pura Perjuangan Desa Sumberklampok, Sabtu (7/11/2020).
Pada kesempatan itu, Sekprov Dewa Made Indra mengatakan, persembahyangan yang dilakukan dengan umat Hindu dan Muslim yang berada di seputaran wilayah tersebut merupakan pertanda baik untuk kedepannya. Penyelesaian masalah lahan milik negara yang akan dibangun bandara harus dilakukan secara perlahan.
“Agar nantinya baik itu dari pihak pemerintah maupun warga desa tidak ada yang merasa dirugikan. Doa bersama yang kita lakukan tadi adalah pembuka pintu agar proses perundingan kedepannya dapat mencapai titik temu yang terbaik,” ujarnya.
Disamping itu, lanjut Made Indra, masyarakat Desa Sumberklampok diharapkan untuk selalu memberikan masukan serta saran kepada Pemerintah Provinsi Bali yang disampaikan melalui Tim Sembilan yang sudah dibentuk, jangan sampai ada pihak-pihak lain yang mempunyai kepentingan pribadi atau kelompok ikut membuat suasana tidak kondusif.
