Upacara Pemakaman Putri Raja di Pajimatan Imogiri

Upacara pangrukti laya terjadi pada hari Jumat Legi, 6 Nopember 2020 pukul 8 pagi. Petugas berbusana serba hitam dengan selempang putih. Berangkat dari Sasana Mulya menuju Pajimatan Imogiri memerlukan waktu 1,5 jam. Rombongan Karaton Surakarta menggunakan beberapa bus dan mobil. Masyarakat sama asung bela sungkawa.

Tiba di Imogiri pukul 11. Bedhug Masjid Pajimatan ditabuh bertalu talu. Tanda keluarga Kerajaan sedang nawung duhkita. Dari Masjid menuju makam melampaui 430 anak tangga. Tingkatan bata berundak ini cukup tinggi juga. Perlu tenaga ekstra untuk berjalan.

Pendherek upacara disertai oleh GKR Wandansari, GKR Retno Dumilah, GKR Ayu Koes Indriyah, GKR Timur. Pelepasan jenazah GKR Sekar Kencono dilakukan setelah sholat Jumat. Layon kairing dzikir sholawatan.

Kebetulan mendung putih menyelimuti Pajimatan. Seolah olah ikut berduka. Manuk ngoceh di pepohonan turut atur bela sungkawa yang mendalam. Suasana benar benar khusuk beraura mistis. Trahing ngaluhur memberi tepa palupi.

Sore itu alan sekitar Gunung merak tampak teduh. Angin sumilir hening, tanda nawung sungkawa. Ingat pada labuh labet Swargi GKR Sekar Kencono yang betul betul tulus ing galih.

Perlu diketahui kegiatan selama ini. Jabatan GKR Sekar Kencono di lingkungan Karaton Surakarta Hadiningrat adalah Pangageng Madra Budaya. Seperti Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Segala upacara adat, prajurit dan seni diurus Pangageng Madra Budaya. Sebagai koordinator yakni Pangageng Sasana Wilapa. Dalam organisasi kewanitaan GKR Sekar Kencono menjadi ketua umum Putri Narpa. Tiap tanggal 17 diadakan pertemuan putri narpa yang membahas kegiatan keputren.

Para peziarah datang berdiri ngapurancang rapi di Imogiri. Mereka berbusana Kejawen jangkep. Jasa GKR Sekar Kencono memang besar. Kerap datang di desa desa, mangikuti acara tetepan PAKASA dan wusudan abdi dalem.

Kenthongan bernada mistis magis berkumandang dari bawah kaki Pajimatan. Kalimat thoyyibah terus terdengar sayup sayup. Tata cara sakral dimulai. Pukul 13 Pemakaman dilakukan di hastana Kaping sedasan. Satu kompleks dengan Sinuwun Paku Buwono X, Paku Buwono XI, Paku Buwono XII. Para Raja ini sebagai narendra gung binathara, mbahu dhendha nyakrawati.

Letak makam GKR Sekar Kencono begitu agung mrebawani. Satu ruang dengan makam GKR Galuh Kencono, KGPH kusumoyudo, KGPH Haryo Mataram, Kanjeng Ratu Ageng Pradapaningrum. Mereka adalah priyagung luhur yang memberi darma bakti pada ibu pertiwi.

Pangageng mandra budaya kondur ing kasedan jati, manjing ing tepet suci. GKR Sekar Kencono minangka darah nata Karaton Surakarta Hadiningrat, sampun sumare, lerem ing suwarga loka.

(LM-01)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *