Menurut Fraksi Gerindra, aplikasi yang menyediakan informasi ketersediaan kamar dari BPJS Kesehatan yakni aplikasi Aplicare belum efektif.
“Permasalahan pelayanan publik di rumah sakit khususnya di Kota Medan yang perlu mendapatkan perhatian yaitu tentang keterbukaan informasi data kamar melalui aplikasi Aplicare dari BPJS Kesehatan yang belum efektif serta transparansi tarif pasien BPJS-Kesehatan juga perlu ditingkatkan oleh Pemko Medan,” ujarnya.
Selain itu, disampaikan Edy toilet di beberapa rumah sakit di Medan juga belum memadai untuk sarana pelayanan medis dan mencegah penularan penyakit.
“Toilet di rumah sakit juga masih banyak yang belum sesuai dan tidak ramah disabilitas, pelayanan rumah sakit yang belum efektif sehingga mengakibatkan antrean panjang, pelayanan kepada pasien penyakit menular, unit pengelolaan pengaduan yang belum efektif,” tuturnya.
Fraksi Gerindra juga mempertanyakan mengenai pola kedisiplinan dokter dalam bertugas di Rumah Sakit.
“Dan tentang kedisiplinan dokter yang bertugas di rumah sakit. apakah permasalahan ini sudah ada solusi dan program dari pemerintah kota medan? mohon penjelasan saudara Pjs Walikota,” ujarnya. (cr14/tribun-medan.com)
