Dikutip dari: digtara.com
digtara.com – Nelayan tradisional di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, mengeluhkan sulit mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dari pemerintah. Itu terjadi setelah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) yang ada di tempat mereka tutup sejak tahun 2016 lalu.
Untuk tetap bisa melaut, para nelayan yang tergabung dalam Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) itu selama ini hanya mengandalkan BBM dari Stasiun pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) yang berada wilayah tersebut.
“Nelayan tradisional sulit mengaksesnya. Dulu ada namanya SPBN, sekarang sudah tidak aktif lagi. Entah dimana kendalanya, ” ujar Ketua KNTI, Muhammad Isa Albasri kepada digtara.com, Senin (9/11/2020).
Basri mengatakan, awalnya SPBN didirikan di 7 lokasi termasuk di Bagan Deli. Namun kini SPBN tersebut hanya beroperasi di 2 lokasi saja.
