oleh

Anggota Yonif RK 744/SYB Jadi Guru di Daerah Perbatasan RI-RDTL

Atambua, LIPUTAN68.com – Kendati diberi tugas dan tanggungjawab untuk menjaga perbatasan wilayah RI dengan negara tetanggan Republica Democratia Timor Leste (RDTL), namun TNI tidak lupa ikut juga berperan dalam upaya mencerdaskan bangsa.

Seperti yang dilakukan anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB di Pos Lookeu. Anggota Satgas Yonif RK 744/SYB diperbantukan sebagai tenaga pendidik alias guru di daerah perbatasan RI-RDTL tepatnya berada di SD Inpres Lookeu, Desa Lookeu, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, NTT, Jumat (20/11/2020).

Dansatgas Yonif Raider Khusus 744/SYB, Letkol Inf Alfat Denny Andrian dalam rilis tertulisnya di Atambua, ibukoya Kabupaten Belu, NTT, Jumat (20/11/2020) seperti dilansir Pendam IX/Udayana, menyatakan bahwa pendidikan yang berkualitas merupakan cikal bakal dari lahirnya negara yang maju, karena dengan meningkatnya sumber daya manusia di era globalisasi sekarang ini sangatlah menentukan seperti apa nasib dan masa depan suatu bangsa akan dibawa.

Liputan JUGA  Info Perbatasan RI-Timor Leste : Joni, Bocah Penyelamat Merah Putih Berduka, Satgas YONIF RK 744/SYB Kasih Bantuan

“Berbeda halnya dengan kondisi pendidikan di daerah perbatasan RI-RDTL, masih banyak sekolah yang kekurangan tenaga pendidik serta sarana dan prasarana pendukung kegiatan belajar mengajar. Kemudian diperparah lagi dengan situasi pandemi Covid 19 yang masih membayangi aktivitas seluruh warga negara Indonesia sampai saat ini,” tuturnya.

“Dari beberapa hal diatas itulah yang melatar belakangi prajurit dari Pos Lookeu (TNI) dalam Satuan Penugasan Pamtas RI-RDTL Yonif Raider Khusus 744/SYB memutuskan berkoordinasi dengan Kepala Sekolah SD Inpres Lookeu Bapak Benediktus Fahik (49 Tahun) untuk diberikan kesempatan secara rutin dalam memberikan bantuan tenaga pendidik kepada murid-murid tentang beberapa materi kebangsaan dan wawasan nusantara,” ungkap Dansatgas Andrian.

Liputan JUGA  INFO PERBATASAN RI-TIMOR LESTE: YONIF RK 744/SYB BANTU PEMASANGAN ATAP RUMAH ADAT SUKU MAMULAK

Terpisah, Serda Fahrial Maamulu mengatakan bahwa dengan berbekal izin dari Kepala SD Inpres Lookeu, Danpos Lookeu Serka Athop Wichaksono kemudian memerintahkan dirinya beserta 3 orang anggota dari Pos Lookeu lainnya untuk melaksanakan kegiatan yang sudah dikonsep secara matang sebagai tenaga pendidik di sekolah tersebut.
“Kegiatan ini sangatlah menyenangkan dimana kami dari TNI dan murid-murid bisa saling membaur tanpa ada rasa canggung dan takut kepada kami. Ditambah dengan antusias murid-murid yang sangat luar biasa saat kami berikan beberapa materi dasar seperti mengajar Tali Temali, menghafal lagu-lagu Nasional, memahami Pancasila dan materi tentang wawasan nusantara lainnya,” ucap Fahrial.

Sementara itu, Wali Kelas 5 SD Inpres Lookeu Jhon Kelu, S.Pd, 35, mengucapkan terimakasih banyak atas bantuan tenaga pendidik yang diberikan oleh personel Pos Lookeu. Dia berharap kegiatan tenaga pendidik yang sudah menjadi program mingguan Pos Lookeu ini terus dilaksanakan, dengan harapan agar dapat membentuk dan menanamkan jiwa serta rasa nasionalisme sejak dini kepada siswa-siswi di SD Inpres Lookeu. frs/jmg/*

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.