Fraksi PDIP DPRD Sumut Sebut Nota Keuangan dan Ranperda APBD Tahun 2021 Belum Cerminkan Sumut Bermartabat

“Dengan data dan angka yang ditampilkan maka Fraksi PDI Perjuangan pesimis sumut bisa maju” Tegas Ust Syahrul.

Kemudian, Fraksi PDI Perjuangan menilai bahwa Nota Keuangan dan Renperda APBD TA 2021 tidak memiliki ukuran dan target keberhasilan, lebih jauh misi dalam APBD TA 2021 belum sejalan dengan projek pembangunan secara nasional

“Bila APBD tahun ini tidak sejalan dengan program pembangunan nasional maka akan sangat sulit untuk menyerap APBN masuk ke Sumut” tambah Syahrul

Selain itu Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut meminta perhatian yang serius kepada Ketua DPRD SU untuk menjadwalkan Rapat Paripurna khusus membahas tentang pansus covid-19 yang sudah tidak lagi menjalankan tugas-tugasnya.

“Bahwa pansus covid-19 disetujui dan dibentuk melalui rapat paripurna DPRD Sumut, maka harus diakhiri melalui rapat paripurna DPRD Sumatera Utara pula. rapat paripurna tentang pansus covid-19 harus dilaksanakan sebelum berakhir tahun 2020 agar tidak menjadi masalah dikemudian hari. jika pansus covid-19 tidak memiliki kejelasan terhadap akhir tugasnya, maka anggota pansus covid-19 akan menjadi terperiksa” Tegas Ust Syahrul mengakhiri.

(LM-01)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *