Liputan KOLOM

Soekirman Sebagai Pribadi Luwes Penampilan Pantes

Ditulis oleh Liputan68 pada 1 Desember 2020 ⏱️ 2 Menit Baca

Oleh: Dr. Purwadi M.Hum

(Ketua Lembaga Olah Kajian Nusantara – LOKANTARA Hp 087864404347)

A. Momor Momong Momot dalam Kepemimpinan.

Kabupaten Serdang Bedagai atau Sergai termasuk wilayah Propinsi Sumatera Utara. Dihuni oleh beragam suku, agama, kepercayaan, adat istiadat, tradisi, seni, budaya dan bahasa.

Total penduduk Sergai sebanyak 650 ribu jiwa. Suku Jawa berjumlah 56 %, suku Batak 27 %, Melayu 14 %, Banjar 5 %, Cina 4 %, Arab 3 %. Sisanya terdiri dari suku Sunda, Banten, Bali, Bugis. Mereka tinggal di Kabupaten Sergai dengan latar belakang profesi.

Soekirman mengabdi pada masyarakat Sergai sejak tanggal 5 Agustus 2005. Bertugas sebagai Wakil Bupati. Beliau mendampingi Bupati Dr Ir H Tengku Erry Nuradi M.Si. Pasangan kepemimpinan yang selalu kompak menjalankan tugas kenegaraan.

Pada tahun 2013 Tengku Erry Nuradi menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara. Ir H Soekirman otomatis melanjutkan kepemimpinan Sergai. Tanggal 5 Agustus 2016 rakyat Sergai memilih Ir H Soekirman sebagai Bupati.

Tantangan baru harus dihadapi dengan tepat cepat. Warga Sergai perlu dilayani dengan pendekatan multidimensi. Masing masing kelompok punya karakter yang berbeda. Bentuk komunikasi interaksi sewajarnya dengan cara budaya.

Kepiwaian Soekirman dalam budaya Jawa jelas mumpuni. Dia bisa berbahasa Jawa ngoko, madya, inggil. Lelagon Jawa dengan lancar dinyanyikan. Misalnya Soekirman merekam tembang aja lamis, prau layar, jamu, lumbung Desa, lesung jumenglung. Jenis jenis lagu Jawa itu bisa ditonton lewat media sosial.

Petungan Jawa dipelajari berasal dari kitab primbon Bentaljemur Adam Makna. Hari pasaran pancawara diperhatikan, yaitu Pon wage kliwon legi pahing. Hari pancawara dipedulikan, yakni Senin selasa rabu kamis jumat sabtu minggu. Kalender Jawa dipasang untuk mempermudah hitungan naga dina naga tahun.

Pawukon yang memberi ketentuan watak pribadi seseorang dihayati dalam kehidupan sehari hari. Soekirman menjadikan Kejawen sebagai pedoman untuk menentukan gerak langkah.

Pelestarian budaya Jawa dilakukan oleh Soekirman lewat Paguyuban Suko Budoyo. Seperangkat gamelan digelar di rumahnya yang berbentuk joglo sakembaran. Wayang sekotak siap digelar untuk pertunjukan.

BACA JUGABabad Mataram

Pemuda pemudi datang ke rumah Soekirman, Jl Coklat 1 Batang Terap Perbaungan Sergai. Mereka berlatih nembang, nabuh gamelan, menari, kerawitan, pedalangan. Ini namanya nguri uri budaya jawi.

Leluhur Soekirman berasal dari segiluh bagelen Purworejo, Parakan Temanggung dan Blora, Jawa Tengah. Adat istiadat Kejawen lumrah dilestarikan oleh lingkungan keluarga. Tiap kali punya hajad mantu, Soekirman mesti menggunakan adat Jawa.

Mantu Agung, Panji, Dimas menggunakan tata cara adat Jawa gaya Surakarta. Mulai dari siraman, midodareni, pasang tarub dan jenang sungsuman.

Pernah Soekirman menyelenggarakan upacara ruwatan. Dalang Ki Sugiman dari Asahan. Dalang ini asli Pacitan. Anak Soekirman berjumlah 5 orang, yaitu Agung, Panji, Dimas, Dipa, Aping. Semua laki laki. Maka pendawa lima perlu diruwat, biar keluarga mendapat selamat.

Bu Marliah adalah tipe istri ideal. Mendampingi Soekirman dengan setia. Ketulusan Bu Marliah senantiasa membawa keberuntungan. Keluarga guyub rukun bersatu padu melangkah untuk maju.

Dalam memimpin masyarakat Sergai, Soekirman menjunjung tinggi nilai budaya Jawa. Yakni momong momor momot. Momong berarti persuasif, lebih menekankan nilai perasaan. Maka ungkapan sering bersifat simbolis. Perlambang semiotis yang penuh makna. Orang merasa dihargai atau diuwongke.

Momor berarti bergaul. Interaksi sosial dilakukan dengan penuh kekeluargaan. Masing masing diperlakukan sebagai keluarga sendiri. Momot berarti akomodatif. Keragaman dihadapi dengan lapang dada. Ibarat samudra raya yang bisa menampung apa saja. Soekirman memimpin Kabupaten Sergai dengan mengutamakan kebijaksanaan.

B. Soekirman Menata Dengan Pendekatan Budaya.

Kemampuan Soekirman dalam bahasa Batak sangat mengagumkan. Tiap ada pertemuan dengan warga Batak, pasti menggunakan bahasa Batak. Upacara tortor untuk menghormati arwah leluhur Batak, Soekirman datang. Dengan spontan Soekirman didaulat untuk pidato dengan bahasa Batak.

Bahkan Soekirman mahir pula menyanyi lagu Batak. Peribahasa Batak dikutip untuk memberi wejangan. Malah lelucon Batak pun benar benar dikuasai. Pergaulan dengan etnis Batak sejak Soekirman lahir. Masa kecil dilampaui dengan sahabat sahabat orang Batak. Jika memimpin warga Batak, boleh dibilang sudah terbiasa.

Hadiah Rancage diterima Soekirman, atas jasa jasanya dalam bidang budaya Batak. Cerita pendek yang ditulis Soekirman mendapat perhatian luas. Cerpen ini cukup memukau. Orang Jawa trampil menulis bahasa Batak. Ajip Rosyidi memberi penghargaan yang bergengsi. Sastrawan nasional ini memberi penghargaan kepada tokoh budaya di seluruh negeri.

Menurut kesamaan nama hari dan bulan antara Jawa dengan Batak. Misalnya artiya, suma, anggara, moda, respati, sikora. Secara fonetis mirip dengan hari pancawara.

Kebudayaan Melayu dipelihara, dihormati dan dikembangkan. Soekirman tampil pidato dengan menyelipkan papatah petitih Melayu. Pantun menjadi alat komunikasi yang efektif efisien. Suasana jadi cair segar. Kadang kadang tertawa terbahak dan tepuk tangan gemuruh.

Kampung Budaya Melayu di Tanjung Beringin sebagai ajang pengembangan desa wisata. Gedung Datuk Pengembara didirikan sebagai sarana pengembangan budaya Melayu. Terletak di sekitar Pantai Cermin. Gedung megah merupakan tempat serba guna. Bisa untuk pernikahan, pentas seni, pameran, festival.

Umumnya orang Melayu tinggal di tepi pantai. Hidup sebagai nelayan. Pintar merakit sampan, mahir bawa jala, ahli mengail. Laut cocok buat etnis Melayu. Kemajuan maritim sebaiknya diserahkan pada saudara warga Melayu. Mereka menguasai seluk beluk perairan.

Bila ada sumur di ladang. Boleh kita menumpang mandi. Bila ada umur panjang. Boleh kita berjumpa lagi.

Pantun di atas begitu populer. Orang sering menggunakan untuk penutup pidato. Berbalas pantun memerlukan ketrampilan berbahasa. Kosakata harus banyak. Oleh karena itu perlu sering membaca dan bergaul, supaya punya wawasan.

Dengan warga keturunan Arab, Soekirman kerap mengikuti acara wiridan, pengajian, sholawatan. Dakwah Islamiyah berlangsung dengan aman damai. Islam rahmatan lil alamin.

Warga keturunan Cina bergerak dalam lapangan usaha bisnis. Mereka terkenal ulet gagih. Sukses mereka karena kerja keras. Jasa mereka telah memutar Roda perekonomian.

Cukup mengagumkan perkampungan Cina tinggal di pelosok desa. Mereka beternak dan berkebun. Mengolah tanah dengan ketekunan menghasilkan kesuksesan. Dari pertanian Cina sayur hidup makmur berkecukupan.

Etnis Banjar terkenal sebagai ustad. Mereka tampil sebagai pemuka Islam. Mereka punya tradisi yang kuat. Solidaritas warga Banjar diikat dengan upacara keagamaan.

Misalnya upacara aruh Maulid Banjar di desa Lubuk Bayas Perbaungan. Sejak pagi tanggal 29 Nopember 2020 orang kelihatan lalulalang sibuk. Tiap rumah menyelenggarakan kenduri. Jajan apem, tape pulut ketan, lontong kupat kuah menjadi menu yang lezat. Suguhan mengalir deras sepanjang waktu.

Tiap orang berpakaian rapi berseri seri. Hari minggu itu hujan gerimis. Warga etnis Banjar bersuka ria. Senandung Marhaban memberi hiburan religius. Pusat kegiatan adat ini berakhir di Masjid Desa. Dilanjutkan dengan siraman rokhani.

Figur terkemuka Banjar bernama Komaruddin. Suku Banjar didatangkan oleh Sultan Sulaiman Syariful Alam Shah pada tahun 1936. Mereka bekerja sebagai eksekutif perkebunan. Kasultanan Serdang terbuka buat semua umat manusia. Wajar sekali tanggal 13 Oktober 1946 Sultan Serdang mendapat penghormatan besar.

Kepemimpinan Ir H Soekirman diterima oleh semua golongan. Kabupaten Serdang Bedagai Sumatra Utara contoh daerah otonom yang menerapkan semboyan BhinekaTunggal Ika, berbeda beda tetapi tetap satu. Dari Kabupaten Serdang Bedagai untuk Indonesia Raya.

(LM-01)

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian