Sejarah Sunan Giri Pit Banjarnegara

Sejak hari kamis 10 Desember 2020 warga Pakasa tampak sibuk. Spanduk sudah dipasang. Gladhi resik prosesi wisudan. Perizinan dari polri telah beres. Koordinasi dilakukan begitu teliti rapi.

Persiapan acara dengan semangat gotong royong. Makan siang pakai suguhan bakso kupat. Opak tela, rengginang, kerupuk bunder. Tak lupa teh anget manda manda. Kota Banjarnegara memang terkenal dengan makanan tradisional yang edi mirasa. Di mana mana orang mengenal dawet ayu. Sawab spiritual guru spiritual menyebabkan bisnis kuliner laris manis.

B. Guru Spiritual di Kaki Gunung Lawe.

Lereng Gunung Lawe menjadi tempat mengasah ketajaman spiritual. Tiap malam jumat, warga Banjarnegara melakukan tapa brata. Mereka manekung ing ngarsanipun Hyang Maha Agung.

Perjalanan budaya spiritual ke arah gunung Lawe. Rute ini sama dengan jalan wisata Gunung Dieng. Kanan kiri bisa tembus Kabupaten Wonosobo, Purbalingga dan Pekalongan. Lereng gunung Lawe dibangun waduk Mrican. Berguna untuk pengairan dan pembangkit tenaga listrik.

Lewat daerah penting, yakni Banjar Petambakan dan Banjar Mangu. Ada tokoh besar, yaitu Ki Ageng Giri Pit dan Ki Ageng Karang Kobar. Beliau tokoh spiritual Kabupaten Banjarnegara. Mereka merupakan guru utama jamab Karaton Pajang yang ditugaskan mengajar di Padepokan sejati tahun 1549.

Peradaban Banjarnegara berhubungan dengan kisah Watu Lembu. Ada peninggalan purbakala berupa batu dan patung lembu. Maka disebut daerah Watu Lembu. Peninggalan sejarah dikelola dinas kebudayaan.

Kali Mrawu bermata air dari Gunung Lawe. Selamanya aliran sungai Mrawu selalu keruh. Jadi perlambang, agar Sunan Giri Pit berjuang terus menerus. Perjuangan tidak boleh berhenti. Begitulah wasiat Kanjeng Sunan Giri. Ajaran Sunan Giri Pit menjadi pelita alam.

Hadirnya Sunan Giri Pit atas restu sesepuh Banjarnegara. Namanya Ki Ageng Sela Manik. Beliau seorang Sakti mandaguna. Dari sambutan yang sangat penting ini kiprah Sunan Giri Pit menjadi gancar lancar.

Generasi muda perlu memahami cikal bakal pelopor berdirinya Kabupaten Banjarnegara. Nilai kearifan lokal warisan Sunan Giri Pit sebagai sarana untuk membangun peradaban besar.

(LM-01)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *