Sejarah Pabrik Gula Lestari Nganjuk Pelopor Pergerakan Nasional

Oleh: Dr. Purwadi M.Hum

(Ketua Lembaga Olah Kajian Nusantara LOKANTARA Hp 087864404347)

A. Berdirinya Pabrik Gula Lestari.

Jejak berdirinya pabrik gula Lestari ditelusuri oleh tim PAKASA atau Paguyuban Abdi Dalem karaton Surakarta Hadiningrat cabang Nganjuk. Penelitian dipimpin oleh KRT Sukoco Madunagoro pada hari Minggu, 10 Januari 2021.

Turut menyertai kegiatan kultural akademis ini KMT Ida Madusari. Untuk kelancaran penelusuran sejarah pabrik gula Lestari datang pula Dr Purwadi M.Hum. Ketua Lembaga Olah Kajian Nusantara LOKANTARA melakukan pencatatan historis Nganjuk sejak tahun 2001. Waktu itu Bupati Nganjuk dijabat oleh Dr Soetrisno R M.Si. Referensi Nganjuk merupakan sarana untuk memperlancar kajian Kabupaten.

Hasil kajian tentang Kabupaten Nganjuk dibukukan. Berjudul Gotong Royong, Ensiklopedi Nganjuk, Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, kidung Pakeliran. Kesadaran literasi penting buat pembinaan generasi muda. Termasuk pengetahuan tentang kejayaan industri gula.

Pabrik Gula Lestari berdiri pada tahun 1909. Bertempat di desa Ngrombot Kecamatan Patianrowo Kabupaten Nganjuk Jawa Timur. Pabrik gula ini berdiri megah mewah dan indah. Tepat di sebelah barat aliran Kali Brantas.

Atas inisiatif RMAA Sosrohadikusumo pabrik gula Lestari berjalan lancar. Bupati Nganjuk yang memerintah tahun 1901-1923 ini punya koneksi luas. Investor diajak menanamkan modal. Roda ekonomi berputar teratur. Rakyat pun hidup kecukupan makmur.

Resmi sudah pabrik gula yang dibuka oleh KGPH Hangabehi, putra mahkota Karaton Surakarta Hadiningrat. Kebetulan KGPH Hangabehi menjabat sebagai Pangarsa Dewan Karaton sejak tahun 1905.

Peresmian ini juga dihadiri oleh RMAA Sosrodiningrat IV. Patih Surakarta ini menjabat Perdana Menteri Kerajaan. Kedudukan Patih memang strategis dalam perspektif politis dan bisnis.

Investor dunia yang bergerak dalam bidang gula dikoordinir oleh NV Maatschapipij Suikers Fabriek. Daerah Ngrombot Patianrowo Nganjuk kondusif untuk mengembangkan usaha gula.

Bupati RMAA Sosrohadikusumo berpikiran maju, dinamis dan kreatif. Peluang bisnis gula pasti membawa kesejahteraan. Lapangan kerja terbuka luas. Tentu berdampak pada sektor ekonomi rakyat.

Gula menjadi komoditas unggulan tanah Jawa. Karaton Surakarta Hadiningrat tampil sebagai Kerajaan yang kaya raya berkat sokongan finansial Pabrik gula Manis Harjo. Pura Mangkunegaran sukses mengembangkan seni budaya sastra bahasa karena berhasil mengelola Pabrik gula Colomadu dan Tasikmadu.

Mangkunegara IV yang memerintah tahun 1851-1881 teladan penguasa dan pengusaha. Lewat karya sastra bermutu tinggi, dunia menyebut Mangkunegar IV sebagai pujangga ulung. Serat tripama mengajar konsep guna kaya purun. Guna terkait kecerdasan. Kaya bermakna kekayaan.
Purun bertali erat dengan faktor kesetiaan.

Kedudukan Mangkunegara IV sangat istimewa dalam sejarah peradaban. Lewat pabrik gula dunia mengenal Mangkunegara IV sebagai pengusaha yang sukses gemilang. Sebagai pejabat Pura Mangkunegaran, lantas mendapat legitimasi sebagai penguasa ber budi bawa laksana.

Ahli teknologi gula dari Pura Mangkunegaran dan Karaton Surakarta Hadiningrat membantu proses pembangunan Pabrik Gula Lestari. Statusnya sebagai konsultan aktif. Kerja besar ini melibatkan warga Wilangan, Bagor, Rejoso, Ngetos, Berbek, Gondang, Jatikalen, Baron, Pace, Loceret.

Partisipasi masyarakat juga ditunjukkan warga Prambon, Kertosono warujayeng, Ngronggot, Ngluyu, Tanjunganom, Sawahan. Rit klampit brungkat kimpul. Bersatu padu agar hidup tambah maju. Semangat gotong royong kentara sekali pada masa awal berdirinya pabrik gula Lestari. Kejadian yang penuh dengan nilai keteladanan.

A. Sumbangan Bagi Ibu Pertiwi.

Cukup bikin bangga bahwa Pakasa Nganjuk aktif menelusuri rekam jejak peradaban. KRT Sukoco Madunagoro beserta pengurus bersemangat mengikuti acara budaya. Sekali tempo bersama dengan warga Pakasa Kediri, Trenggalek, Blitar, Sidoarjo, Klaten, Wonogiri, Boyolali. Para abdi dalem ini siap untuk setiya rumeksa saraya.

Pengkajian atas sejarah pabrik gula Lestari merupakan usaha untuk menggali kearifan lokal. Ibarat emas yang berkilauan, pabrik gula Lestari sudah memberi kontribusi. Perjalanan negeri ini disertai dengan masa kejayaan yang patut dikenang.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *