Kata Sherman, dengan mempromosikan daerah, ke depan tidak sepenuhnya bergantung pada pemerintah pusat, melalui dana transfer, dana alokasi umum maupun khusus, dana bagi hasil, dan dana insentif daerah.
“Kita berharap, bisa menggali potensi yang ada. Dan peran nasionalisme dari wartawan ini, yang akan menginformasikan berbagi kekuatan dan sumber daya serta potensi yang ada di Kabupaten Boalemo,” terang Sherman”
Senada dengan itu, Kadis Kominfo dan Persandian, Aswin Kono Bata menyampaikan dalam UU Nomor 40 1999, seorang jurnalis harus profesional, dan ikut kompentensi serta memiliki sertifikat. Begitu juga dalam aturan pers nomor 1 tahun 1990, bahwa jurnalis harus damai dan bersatu, sera memiliki etika profesional.
“Sehingga pula, kawan-kawan jurnalis harus menjunjung tinggi etika profesi. Dan memiliki keberanian dalam menghadapi masalah serta jujur dalam mengangkat masalah untuk memberikan informasi ke publik,” pesannya.
Disisi lain, ketua pelaksana kegiatan, Anto Tuhala menjelaskan maksud kegiatan ini sebagai peningkatan kompetensi jurnalis di Kabupaten Boalemo. “Dari kegiatan ini, bertujuan untuk membantu meningkatkan standar profesionalitas jurnalis dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari,” “pungkas Kabid Kominfo Boalemo”. (Red/Zull)

