Peristiwa hilangnya uang ratusan juta rupiah tersebut ,diketahui pertama kali oleh seorang staf TU sekolah bernama PP ( inisial), yang pagi itu , Sabtu 17 April 2021, pukul 10.00 WIB, datang ke sekolah hendak mengerjakan laporan Surat pertanggungjawaban ( SPJ ) diruang TU. Namun alangkah terkejutnya PP ketika mengetahui brankas sekolah telah berpindah tempat dan dalam kondisi kosong dengan tutup terbuka .
Saat itu juga PP langsung menghubungi pihak staf sekolah yang lain dan langsung melaporkan peristiwa tersebut ke kantor Polsek ngadirojo .
Menurut keterangan yang berhasil dihimpun wartawan di lapangan , Jajaran reskrim Polsek ngadirojo berserta tim Reskrim Polres Pacitan yang dipimpin langsung oleh kasat reskrim AKP. Juwair . Langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan melakukan identifikasi .
Peristiwa pembobolan brankas sekolah ini ternyata diketahui terjadi di 3 sekolah menengah kejuruan lainnya , yaitu di SMK Pringkuku , SMK Bandar , dan SMK Kebonagung . Dan semua modus dari pelaku adalah dengan menggunakan APD lengkap .
Hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari jajaran Polres setempat (yul)
