Dan Beliau juga menyebutkan tentang Objek Wisata Budaya Palunggahan Toh Joyo tentang potensi yang dapat digali agar selalu dikunjungi oleh para wisatawan, Simon menyebutkan bahwa Palunggahan Toh Joyo ini belum ada merasakan “Khas Wangi ” dari Wisata Budaya ini, sembari mengatakan agar bisa menghidupkan Khas Wangi tersebut kita harus bisa menghidupkan Aroma tersebut agar suasana di Palunggahan Toh Joyo ini selalu dikunjungi wisatawan.
Contohnya seperti di Bali begitu kita turun dari Pesawat sesampainya di Bandara kita mencium Aroma Nuansa Wisata dan Budaya, maka dengan adanya Nuansa tersebut Wisata Budaya Palunggahan Toh Joyo ini agar kelihatan Suasana Roh nya dan Misteri nya agar membuat para Wisatawan selalu terkenang dengan Nuansa tersebut, dan selalu berkunjung kemari, ungkap Simon.
Pada akhir pembicaraannya Simon juga mengatakan untuk wacana kedepannya untuk sarana pariwisata di Desa Melati II ini berharap pihak dari Dinas Poraparbud Sergai bisa mengusulkan Pembangunan sarana dan Fasilitas di Desa Melati II untuk Objek Wisata Budaya dan Wisata lainnya untuk memenuhi persyaratan tersebut seperti Pembebasan Lahan bukan milik Pemerintah dan Owner serta bersedia menerima Serah Terima Berita Acara yang akan diserahkan ke Kabupaten/Kota untuk pemeliharaannya karena kita hanya membangun.
(Dipa)

