Ketua TP-PKK Pakpak Bharat Bantu Bayi Lahir Dengan Kondisi Kongenital

PAKPAK BHARAT – LIPUTAN68.COM – Naluri seorang ibu benar-benar ditunjukkan oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Pakpak Bharat ,Ny Juniatry Franc Bernhard Tumanggor. Pasalnya, begitu mendengar informasi adanya bayi yang lahir dengan kondisi kongenital anomali, Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor, langsung membesuk bayi yang baru berumur satu hari tersebut dan memberikan bantuan, Kamis (12/08) di RSUD Salak Pakpak Bharat.

Menurut penjelasan dari Plt. Direktur RSUD dr. Manuturi Situmorang, Kamis (12/18), Bayi lahir secara partus spontan. Lahir segera menangis namun lemah serta nafas cepat dijumpai maka dilakukan resusitasi dan pemberian oksigen. Adapun diagnosanya adalah Respiratory distres dikarenakan sangkaan neonatal pneumonia, sangkaan sepsis neonatal, multipel kongenital anomali (atresia ani dan Congenital Talipes Equinovarus) dan neonatus cukup bulan di masa kehamilan. Kelainan kongenital atau kelainan bawaan adalah kelainan yang didapat sejak lahir. Kondisi ini disebabkan oleh gangguan selama masa tumbuh kembang janin dalam kandungan sehingga dapat menyebabkan bayi lahir dengan kecacatan atau gangguan fungsi pada organ tubuh atau bagian tubuh tertentu.

“Bayi ini lahir dengan kondisi kongenital anomali multipel. Dijumpai bentuk tulang belakang yang melengkung, ada benjolan daging di daerah tulang belakang dan di bagian bawah perut, anus tidak terbentuk, saluran kencing dijumpai, kaki dan telapak kaki melengkung ke dalam serta jari2 kaki kiri tidak terbentuk” jelas dr Manuturi Situmorang.

Masih dengan penjelasan dr. Manuturi Situmorang, akibat anus tidak terbentuk dan peralatan di RSUD Salak terbatas, maka sibayi yang lahir dari pasangan K. Banurea dan Remawanty Berutu warga kota Salak tersebut dianjurkan untuk dirujuk ke Kota Medan namun sempat tertunda akibat iyuran BPJS Mandiri milik keluarga menunggak.

“Saat ini masalah BPJS sudah di selesaikan oleh Ibu Ketua TP-PKK, Ny.Juniatry Franc Bernhard Tumanggor dan BPJS tersebut sudah diserahkan oleh ketua TP-PKK kepada orang tua sibayi termasuk dua orang anak lainnya dari keluarga ini sekalian di masukkan ke BPJS tersebut.” ujar dr. Manuturi Situmorang.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *