Terkait dengan layanan mutu pendidikan di era digital ini, Bupati Franc Bernhard Tumanggor menyampaikan beberapa hal diantaranya, pertama adalah agar seluruh bapak ibu guru harus mau dan mampu merubah pola pikir yang selama ini hanya mengandalkan proses pembelajaran peserta didik secara manual bertransformasi menjadi paduan digital-manual. “Kedua,dengan menyadari karakteristik yang melekat pada diri peserta didik,untuk mencapai hasil yang maksimal dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak. salah satu pihak dimaksud adalah orang tua.oleh sebab itu pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat sangat mengharapkan sinergisitas komunikasi antara sekolah dalam hal ini bapak ibu guru,dengan orang tua peserta didik dalam proses pembelajaran peserta didik.” kata Bupati Franc.
Selanjutnya yang ketiga, dengan kondisi daerah Pakpak Bharat yang mayoritas berada di daerah pedalaman dimana akses komunikasi mungkin salah satu menjadi kendala dalam ekosistem digitalisasi ini, maka dibutuhkan inovasi kreatif dari bapak ibu guru dalam proses pembelajaran peserta didik sehingga capaian maksimal peserta didik tetap dapat tercapai.
” Dan yang keempat, hendaknya seluruh bapak ibu guru di Kabupaten Pakpak Bharat dapat menyadari tugas dan tanggung jawab keguruannya sebagai sebagai panggilan bukan sebagai pekerjaan. dengan demikian kedepan akan diharapkan hasil dari tugas sebagai panggilan itu terlihat dari meningkatnya kualitas pendidikan peserta didik di Kabupaten Pakpak Bharat.” ujar Bupati mengakhiri.
(LM-01)

