Pihaknya berharap kepada jajaran pemerintah agar memperhatikan kinerja dari instansi khususnya bidang kesehatan agar dapat menjalankan tugas dengan baik.
“Kami orang awam ini tidak paham akan tentang dunia kesehatan ini, kami berharap kejadian ini tidak akan terulang lagi. Atas musibah ini, kami tidak akan menuntut pemerintah atas kejadian yang menimpa keluarga kami, kami sudah ikhlas,” ucapnya.
Dinas Kesehatan Henry Manik mengatakan tim dari dinas kesehatan telah turun untuk melakukan audit atas kejadian beberapa waktu yang lalu dan audit masih berlangsung hingga saat ini. Oleh karena itu Ia berharap akan dukungan dari keluarga almarhum untuk koperatif saat tim turun kepada keluarga almarhum untuk memastikan kronologis sebenarnya.
“Ini sudah arahan dari Pak Bupati, ada peraturan yang harus ditegakkan jika ada kesalahan yang diperbuat. Kita tidak ingin masalah ini terulang lagi,” tegas Henry.
Sebagai informasi, seorang ibu hamil inisial LS di Pardomuan meninggal dunia pada hari Jumat 25 Februari 2022.
Kasus tersebut sempat menjadi perhatian publik. Di media sosial pengguna medsos menuding bahwa pihak puskesmas dan bidan mandiri terlambat memberikan pertolongan. Kasus tersebut kini ditangani oleh Dinas kesehatan. Dinas Kesehatan telah melakukan audit ke Puskesmas Sopobutar.
(LM-01)
