Pindahan Ibukota Mataram Dari Kartasura Ke Surakarta

4 Kuda gerobag 1 ekor Pemimpin pertem-puran tenggara 17-4-47

5 Ikan dendeng – Garis depan 8 Feb s/d 15 Feb 47

6 Kuda Layarmega & Nirwati 2 ekor Kementrian Pertahanan 10-3-47

7 PesangG.R.A.han Tegalganda & Giriwaya – Markas tertinggi tentara 18-3-47

8 Kuda tunggangan 2 ekor Dewan Pertahanan Daerah Surakarta
9-4-47

9 Arca marmer 2 buah Panitia Fancy Fair Pandu Ska.
17-4-47

10 Kuda besar 1 ekor Pemimpin pertempuran tenggara 17-4-47

11 Plaquette 1 buah Panitia penyelenggara Hawaian Concours Ska. 21-4-47

12 Plaquette 1 buah Gabungan Laskar Pertahanan 21-4-47

13 PasangG.R.A.han Langenharjo – PT Resimen II 24-5-47

14 PasangG.R.A.han Tursinoharjo – BTN 5-6-47

15 Taplak, piring, beri, serbet, dan jodang 420 buah Detasemen Staf Div. IV 24-7-47

16 Kuda kecil 1 ekor Pemimpin pertempu-ran tenggara 17-4-47

17 Rusa 2 ekor Dewan Pertahanan Daerah Ska. 24-7-47

18 Mobil Dodge 1 buah Divisi IV 24-7-47

19 Kuda Lungkeh & Kresno 2 ekor Dewan Pertahanan Daerah Ska. 24-7-47

20 Pesawat telepon di rumah KRMT Tirtodiningrat 1 buah Markas pertahanan Salatiga 29-7-47

21 Lampu ting 10 buah Gabungan Laskar pertahanan Surakarta 14-10-47
22 Piala
1 buah IPI 28-9-47

23 Pesawat telepon 1 buah Gabungan Laskar pertahanan Surakarta 14-10-47

24 Beri emas 1 buah PemerintahRI 9-9-47

25 Pedang 20 buah Laskar Merah Markas Surakarta 17-10-47

26 Plaquette 1 buah PPR. Kalurahan Gajahan 20-11-47

27 Kuda 2 ekor Eskadron Cavaleri Divisi IV 24-7-47

28 Plaquette 1 buah Panitia Panahan Surakarta 25-10-47

29 Plaquette 1 buah Panitian pertahanan Rakyat Gajahan 21-11-47

30 Uang Rp. 17.500 Berbagai badan 10 Jan s/d 30 Des 47

1 Plaquette 1 buah TNI bag. Masyarakat 16-1-48

2 Plaquette 1 buah Panitia Hawaian Cours Surakarta 28-1-48

3 Plaquette 1 buah PO RI Surakarta 14-2-48

4 Arca Perunggu 1 buah Fancy for bagian kewanitaan Surakarta 6-3-48

5 Arca Perunggu 1 buah Panitia Pasar Derma cabang Surakarta 31-3-48

6 Nessel Merah Putih 6 buah Kepala Rumah Tangga Presiden 24-3-48

7 Uang Rp. 900 Berbagai badan 17 Jan s/d 31 Maret 48

1 Rusakan perahu 2 buah Pendidikan Langenarjo 20-6-49

2 Rumah Pakapalan 4 buah DPU Surakarta 14-6-49

3 Plaquette 1 buah Panitia Pasar Malam Sri Wedari –

4 Uang Rp. 450 Berbagai badan 2 Juni s/d 20 Des 49

1 Tanah perumahan di Kartasura 1 hektar Kep. Pem.Militer Kartasura 16-1-50

2 Perabot wireng – Panitia perayaan Surakarta 18-1-50

3 Perabot wireng – Panitia Kampung Reksoniten 17-2-50

4 Perabot wireng – PB PNI Pusat daerah Surakarta 11-4-50

5 Perabot wireng – Panitia Peringatan 1 Mei
27-4-50

6 Perabot wireng – Panitia Perpisahan STN 9-6-50

7 Perabot wireng – Kep. Pendidikan Subsistensi Kader
4-5-50

8 Pompa motor – Pembantu Polisi Karesidenan Surakarta 5-7-50

9 Sabuk epek – Panitia kitanan Pasar Kliwon –

10 Gamelan – Pembukaan Konservatori Surakarta 19-8-56

11 Wayang kulit – RRI Surakarta 19-10-50 &12-12-50

12 Alat Brandweer – Panitia Pekan Maulud Surakarta 23-11-50

13 Uang Rp. 1330 Berbagai badan 21 Agust s/d 13 Des 50

1 Berbagai plaquette – Berbagai badan Selama tahun 1951

2 Perabot wireng – Berbagai badan Selama tahun 1951

3 Wayang kulit – RRI Surakarta 9-3-51

4 Pompa motor – Panitia Maleman Sri Wedari 14-6-51

5 Pakaian wayang orang – Pengurus HBS 30-7-51

6 PasangG.R.A.han Langenharjo – Perwira Pengawas Teritorial 5-9-51

7 Tambur & slompret @ 2 buah Com. Brigade Mobil Rayon Surakarta 20-11-51

8 Uang Rp. 350 Berbagai badan 13-21-51

No Nama barang Jumlah Keterangan

1 Pakaian prajurit Jaba 205 stel Satu stel terdiri dari:

1 Jas hitam
1 Celana hitam

1 Shouder (tali rumbai)
1 Kuas topi

2 Pakaian Jayengsastra 50 stel Satu stel terdiri dari
1 Baju atela biru
1 Celana panjang merah

1 Kain rejeng latar putih

1 Sabuk merah
1 Shouder (tali rumbai)

3 Pakaian Tamtama 50 stel Satu stel terdiri dari:

1 Jas atela hitam

1 Celana panji-panji merah

1 Kain rejeng latar ireng

1 Sabuk merah

1 Shouder

4 Pakaian Opsir (luar dalam) 17 stel Satu stel terdiri dari:

1 Jas atela hitam

1 Celana panji-panji merah

1 Kain rejeng

1 Sabuk cinde boro Epek
1 Shouder

5 Pakaian Prajurit komplit 18 stel Satu stel terdiri dari:

1 Kutang putih

1 Takwa kuning

1 Rapek sabuk kuning

1 Epek dan timan

1 Celana panji-panji biru
1 Sumping keris
6 Cadangan pakaian Panyutro
a. Rapek

b. Kutang putih

c. Celana Panji-panji biru

d. Srempang endong
e. Jeplakan

f. Tempat anak panah
g. Sabuk kuning
h. Anggaran
i. Epek
j. Sumping

k. Kolong keris

l. Kain rejeng
m. Kain lereng barong
n. Keris Panyutro
5 potong

5 potong
4 potong
9 potong

5 potong
18 buah
1 buah
2 buah
9 buah
5 buah
5 buah
3 helai
1 helai
18 bilah

7 Sabuk prajurit 29biji

8 Rim 52buah

9 Epek kulit 32buah

10 Timang PB 34buah

11 Tempat klewang 38buah

12 Topi sersi/Prajurit Jaba 250 buah

13 Topi hijau 140 buah

14 Topi bamboo 140 buah

15 Iket wulung 100 buah

16 Isi kepmes 232 buah

17 Pestol kuno 15buah

18 Songkok 9buah

19 Umbul-umbul 1buah

20 Daludag 3buah

21 Rontek 119 buah

22 Keris 98buah

23 Tempat peluru 200 buah

24 Tameng 51buah

25 Tombak 125 buah

26 Pedang 213 buah

27 Payung 6 buah

28 Kuluk 94buah

29 Pukul bende 1buah

30 Alat/pakaian kuda 2jodang

31 Pakaian kusir 1blek

32 Ting joli (lampu kereta) 4buah

33 Kain penutup kereta 5buntel

34 Besek kosong 9buah

35 Tiwar 1buah

36 Kawat 1gulung ± 10 m

37 Kereta 3 buah a. Kyai Garudo

b. Kyai Siswando

c. Kyai Morosebo

38 Joli 2 buah a. Kyai Jempono

b. Kyai Mimono
(Sri Juari, 2002: 20-25).

Sumbangan Kraton Surakarta tersebut menjadi modal awal atas terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pemerintah kota Surakarta yang dipimpin oleh walikota menjadi ringan dan mudah dalam memberikan tugas.

Berseri berseri bersih sehat rapi indah. Pancen nyata pra kanca kanggo srana. Mujudake Surakarta kutha budaya. Pariwisata lan olahraga. Wus misuwur sedulur. Njaban rangkah wus genah. Ngondhangake kutha Sala tanpa nendra. Dadya budayane bangsa mrih kuncara. Berseri berseri bersih sehat rapi indah.

Anak cucu Paku Buwana II melanjutkan nilai perjuangan. Sinuwun Paku Buwono XII memerintah kraton Surakarta tahun 1945 – 2004. Jasa dan perjuangannya cukup berlimpah ruah.

Bangsa Indonesia perlu berterima kasih kepada Sunan Paku Buwono XII. Keteladanan dan keutamaan ini menjadi sarana untuk membina mental generasi muda yang berbudi luhur.

Babad Sala merupakan bacaan mulia utama. Paku Buwana II telah merintis perjuangan. Generasi muda bisa mendapatkan wawasan pelajaran. Untuk menyongsong masa depan yang lebih gemilang.

Pusaka agung bagi bangsa Indonesia adalah Karaton Surakarta. Warisan dari Sinuwun Paku Buwana II itu anugerah besar yang wajib dilestarikan. Tahun 1745 – 1945 Kraton Surakarta sudah memberi kemuliaan pada bangsa Indonesia.

Peringatan berdirinya kota Surakarta sejak tanggal 17 Sura atau 20 Pebruari 2022 merupakan sarana untuk memupuk jiwa kebangsaan. Dengan harapan pengembangan kebudayaan nasional dalam lingkup NKRI akan semakin kokoh. Rum kuncaraning bangsa dumunung ing luhuring budaya. Indonesia semakin jaya terhormat dan makmur lahir batin.

Kegiatan seminar yang diselenggarakan oleh Partai Golkar Kota Surakarta sungguh tepat. Masyarakat diajak mengenang keagungan masa silam. Guna menyongsong masa depan yang lebih gemilang.

Biodata penulis.

Nama : Dr Purwadi SS M.Hum.
Tempat dan Lahir: Nganjuk, 16 September 1971.

Pendidikan SD – SMA di kota Nganjuk.
Sarjana : Fakultas Sastra UGM.1990 – 1995
Master : UGM 1996- 1998
Doktor : UGM 1998- 2001

Karya tulis sejarah Propinsi Jawa Tengah, Sejarah Karaton Surakarta, Sejarah Kabupaten Magetan, Babad Majapahit, Babad Demak, Babad Pajang, Babad Mataram, Serat Wulangreh, Serat Dewaruci dan Serat Rama.

Pengalaman organisasi sebagai Ketua Umum Lembaga Olah Kajian Nusantara LOKANTARA. Mengelola penerbit Bangun bangsa. Mengasuh Sanggar Seni Pustaka Laras Yogyakarta.

Kini bertugas sebagai Dosen di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta.
Alamat rumah Jl Kakap Raya 36 Minomartani Yogyakarta hp 087864404347

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *