Sosialisasi Percepatan Pelaksanaan Food Estate Masyarakat STTU Julu Nyatakan Dukungan Penuh

Penjabat Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM mengungkapkan bahwa sosialisasi ini dilaksanakan guna memberikan pemahaman lebh luas bagi masyarakat tentang pelaksanaan program ini.

Apa sebenarnya food Estate, kapan dilaksanakan, apa saja keuntungan yang didapatkan masyarakat sekitar dengan adanya program ini nantinya, semua harus kita jelaskan supaya jangan sampai kemudian dihari yang akan datang terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, kita tidak mau masyarakat merasa dirugikan dengan adanya program ini, ucap Jalan Berutu saat menyampaikan arahannya mewakili Bupati Pakpak Bharat yang berhalangan hadir.

Sementara itu Dr. Van Basten, Tenaga ahli Kementerian Maritim dan investasi menjelaskan beberpa hal penting tentang teknis pelaksanaan progran food estate ini.

Ada tiga  off taker (investor besar) yang datang bersama kami saat ini yaitu PT. PARNA RAYA,  fokus terhadap komoditi bawang dan jagung,  PT. INDOFOOD FORTUNA MAKMUR fokus komoditi kentang, PT. BISI INTERNASIONAL dengan fokus komoditi jagung, ungkap Dr. Van Basten menjelaskan.

Skema yang kita tawarkan kepada pemilik lahan itu sendiri ada dua skema yakni, skema pertama Off Taker hanya meminjamkan bibit/benih dan dibayar setelah panen, dan kedua adalah Off Taker akan membantu bibit dan semua Saprodi, dan  Setelah panen harus dijual ke off taker tersebut dengan harga yg SDH disepakati diawal, jelas Van Basten kemudian.

(LM-01)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *