Jadi lanjut Bupati, sudah direncanakan, untuk desain dan DED ditangani oleh ITS. Namun, saya juga tidak ingin merepotkan dana APBD, karena selain itu juga sudah jaminan dari Gubernur Jatim terkait pembangunan monumen reyog.
Dengan adanya sejumlah pembangunan dari sisi kepariwisataan. Tentu outputnya untuk peningkatan perekonomian bagi masyarakat. Terutama, dari sektor UMKM. Ketika program tahun 2022 ini sudah eksisting, nantinya pertumbuhan perekonomian juga naik.
“Di tahun ini, juga telah diwacanakan rehab pembangunan stadion Bathoro Katong dan pembangunan sirkuit. Targetnya untuk tahun 2023, pertumbuhan ekonomi naik sebesar 4,4%. Faktor pendorong utamanya tentu dari sektor pariwisata,” jlentrehnya.
Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Ponorogo, Agus Sugiharto mengatakan, tak hanya dari sektor pariwisata, namun juga pendidikan, kesehatan hingga ekonomi lokal disampaikan pada musrenbang tahun 2023.
“Jadi musrenbang ini menyusun yang tertuang dalam RPJMD, juga menyepakati harapan dan masukan dari masyarakat. Untuk nantinya diproyeksikan dan dikerjakan di tahun 2023 mendatang,” tandasnya.(ad/dd)

