Para ahli mengatakan masih terlalu dini untuk menyimpulkan potensi penyebab kecelakaan pada Senin sore.
Hassan Shahidi, Presiden dan Chief Executive Officer dari Flight Safety Foundation, mengatakan kecelakaan di ketinggian jelajah “sangat jarang” di China dan di tempat lain.
“Para penyelidik akan melihat semua aspek penerbangan ini, termasuk
masalah mekanis, atau struktural,” kata Hassan kepada Al Jazeera.
“Mereka akan melihat sejarah perawatan pesawat serta catatan pelatihan pilot.”
“Boeing diharapkan menjadi bagian dari proses untuk memberikan keahlian yang diperlukan.”
“Penyelidik ingin menemukan perekam data penerbangan dan perekam suara untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi,” katanya.
Sebelumnya, rekaman video People’s Daily menunjukkan personel SAR dan organisasi paramiliter mendaki bukit yang ditumbuhi pepohonan dan memasang penanda tempat ditemukannya puing-puing.
Polisi mendirikan pos pemeriksaan di desa Lu dan melarang wartawan mendekati tempat kejadian.
China Eastern Airlines dan dua anak perusahaannya dikutip oleh CNA pada hari Senin dan mendaratkan pesawat 737-800.
Grup tersebut memiliki 225 pesawat, menurut data dari konsultan penerbangan Inggris IBA.
Maskapai China lainnya belum membatalkan penerbangan menggunakan pesawat 737-800 pada Selasa, menurut data dari penyedia data penerbangan China Flight Master.
Saham China Eastern Airlines yang terdaftar di dalam negeri turun lebih dari 6,5% pada hari Selasa, sementara saham yang diperdagangkan di Hong Kong turun hampir 6%.

