oleh

Ketua TP PKK Romy Mariani Lantik 11 Ketua TP PKK Kecamatan

SIDIKALANG – LIPUTAN68.COM – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Dairi Romy Mariani Eddy Berutu melantik 11 Ketua TP PKK kecamatan, Jumat (1/4/2022) bertempat di Balai Budaya, Sidikalang.

11 Ketua TP PKK kecamatan yang dilantik antara lain Kecamatan Sidikalang, Kecamatan Berampu, Kecamatan Laeparira, Kecamatan Sitinjo, Kecamatan Parbuluan, Kecamatan Sumbul, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kecamatan Siempat Nempu, Kecamatan Siempat Nempu Hilir, KecamatanTigalingga, dan Kecamatan Silahisabungan.

Romy Mariani menyampaikan gerakan PKK adalah gerakan nasional yang tumbuh dari bawah, yang bertujuan mewujudkan keluarga yang beriman berbudi luhur, maju dan mandiri serta memiliki kesadaran hukum.

“Pada hakikatnya keluarga adalah elemen terkecil yang apabila kesejahteraannya terpenuhi maka secara keseluruhan kesejahteraan masyarakat sebagai tujuan utama akan tercapai,”katanya.

Liputan JUGA  KPK Terima Laporan Gratifikasi Senilai Rp11,9 Miliar, Terbanyak melalui Aplikasi GOL

Ny Romy juga berpesan PKK sebagai mitra pemerintah, diminta agar ketua dan pengurus PKK baik di tingkat kabupaten, kecamatan dan tingkat desa mampu mengembangkan dan menguatkan peran PKK dalam membantu pemerintah di berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan serta bidang lainnya.

“Sama seperti saya sebagai ketua TP PKK kabupaten, menjadi ketua PKK kecamatan ini pun merupakan tanggung jawab mutlak yang kita miliki sebagai istri camat. Kita dapat menjadi mitra pemerintah Kabupaten Dairi dalam mewujudkan perubahan yang lebih baik di kabupaten ini, di mana suksesinya tentunya adalah suksesnya 10 program PKK.

Kami juga meminta dukungan dari para camat agar pelaksanaan program PKK berjalan maksimal, seperti program PKK dalam menciptakan desa binaan yang mau tidak mau butuh dukungan dari para camat,” imbuhnya.

Liputan JUGA  Putri Indonesia Sumatera Utara 2022 yang Mencintai Ulos

Terkait PAUD, Ny Romy menyebut usia 0-6 tahun adalah usia emas perkembangan otak anak dimana hingga 80 persen proses perkembangan otak itu dimulai, sehingga perkembangan otak anak perlu mendapat perhatian lebih pada usia ini termasuk perhatian bidang pendidikannya.

Ny Romy menegaskan, apa sebenarnya peran bunda PAUD. Dijelaskannya, bunda PAUD menjadi simbol pendidikan anak usia dini itu sendiri di mana bunda PAUD itu pun perlu melakukan advokasi, edukasi, dan sosialisasi kepada seluruh tokoh agama dan pemangku kepentingan agar pemikiran mengenai perlunya pendidikan anak pada usia dini, lebih terbuka.

  Banner Iklan Sariksa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.