Liputan BISNIS

Pengusaha Bus Bahagia Syarat Mudik Diperlonggar, Siap Kerahkan Armada Dua Kali Lipat

Ditulis oleh Liputan68 pada 17 April 2022 ⏱️ 2 Menit Baca

Liputan68 Jakarta | Pemerintah kini melonggarkan kondisi mudik lebaran, sehingga memudahkan masyarakat untuk tetap bersilaturahmi dengan keluarga di rumah.

Menurut studi Kementerian Perhubungan, jika kondisi perjalanan benar-benar menetapkan vaksin yang dibutuhkan hanya dua kali dan tidak melakukan tes antigen atau PCR, 80 juta orang akan bolak-balik pada edisi mendatang.

Kemudahan untuk pulang dan juga masyarakat menjadi angin segar bagi para pelaku bisnis otobus.

Anthony Steven Hambali dari Sumber Alam, pemilik Perusahaan Otobus (PO), mengatakan kebijakan mudik lebaran tahun ini merupakan tonggak optimisme kebangkitan bisnis di sektor ini.

Pasalnya, pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia pada tahun 2020 dan 2021 membuat bisnis transportasi darat berdarah terutama pengoperasian bus mobil.

Usaha jasanya yaitu angkutan bus antar kota (AKAP) hingga bus wisata, mengalami kesulitan dari segi okupansi dan pendapatan.

“(Kebijakan mitigasi mudik tahun ini) sangat positif, dan faktanya ini yang diharapkan pengusaha angkutan darat, karena aturan baru memungkinkan masyarakat memilih moda untuk mudik. Saat dihubungi Minggu (17 April 2022), Anthony dikatakan.

Ia melanjutkan, PO Sumber Alam segera bergegas mempersiapkan segala sesuatunya, terutama armada bus, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Tak tanggung-tanggung, Anthony sudah menyiapkan sedikitnya 50 bus untuk mudik lebaran kali ini.

Jumlah armadanya dua kali lipat dari hari biasa (di luar masa mudik lebaran).

“Kami sudah siapkan unit sejak awal tahun, sebanyak 50 unit yang disiapkan. Kami telah menambah armada cadangan dan unit wisata, dua kali lipat dari armada reguler setiap hari,” katanya.

Ditulis oleh Liputan68

Jurnalis dan penulis berita di Liputan68.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Home Trending

Kategori Berita

Pencarian