Pengusaha Bus Bahagia Syarat Mudik Diperlonggar, Siap Kerahkan Armada Dua Kali Lipat

Liputan68 Jakarta | Pemerintah kini melonggarkan kondisi mudik lebaran, sehingga memudahkan masyarakat untuk tetap bersilaturahmi dengan keluarga di rumah.

Menurut studi Kementerian Perhubungan, jika kondisi perjalanan benar-benar menetapkan vaksin yang dibutuhkan hanya dua kali dan tidak melakukan tes antigen atau PCR, 80 juta orang akan bolak-balik pada edisi mendatang.

Kemudahan untuk pulang dan juga masyarakat menjadi angin segar bagi para pelaku bisnis otobus.

Anthony Steven Hambali dari Sumber Alam, pemilik Perusahaan Otobus (PO), mengatakan kebijakan mudik lebaran tahun ini merupakan tonggak optimisme kebangkitan bisnis di sektor ini.

Pasalnya, pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia pada tahun 2020 dan 2021 membuat bisnis transportasi darat berdarah terutama pengoperasian bus mobil.

Usaha jasanya yaitu angkutan bus antar kota (AKAP) hingga bus wisata, mengalami kesulitan dari segi okupansi dan pendapatan.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *