Airlangga melanjutkan bahwa ada proyek yang membutuhkan dukungan APBN dan harus selesai pada 2024 yaitu 27 proyek di Jawa Barat senilai Rp. 2,53 triliun, 28 proyek di Jawa Tengah senilai Rp. 4,92 triliun dan 13 proyek di Jawa Timur senilai Rp. 2,35 triliun.
Beberapa proyek prioritas di Jawa Timur di antaranya pembangunan Jalan Tol Ngawi-Bojonegoro-Tuban-Lamongan-Manyar-Bunder dan pengendalian banjir Kali Lamong.
Kemudian pembangunan Bendung Gerak Karangnongko, SPAM Umbulan, Bendungan Bagong serta kereta gantung di Kota Batu dan kereta gantung Puncak Pananjakan-Kawah Bromo.
Sementara proyek prioritas di Jawa Barat di antaranya pembangunan akses Jalan Tol Cipali-Patimban dan Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap serta Jalan Tol Cibitung-Cilincing maupun pengembangan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Legok Nangka.
Beberapa proyek prioritas di Jawa Tengah meliputi pembangunan Pipa Gas Transmisi Cirebon-Semarang, Jalan Tol Ruas Bawen-Yogya, Jalan Tol Ruas Solo-Yogya, SPAM Regional Keburejo serta Bendung Gerak Karangnongko dan KI Brebes.(SS)
