Benpa menambahkan, kehadiran Hitada ditengah masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak petani adalah untuk menjawab tantangan yang dihadapi dunia pertanian dan petani itu sendiri.
“Kehadiran Hitada adalah untuk menjawab tantangan pertanian itu, seperti bagaiamana pasar pertanian, bagaimana solusi kuota pupuk bisa terjawab, juga solusi pertanian organik. Itu semua akan bisa terjawab apabila orang-orang pintar yang notabene adalah anak petani mendapat kesempatan belajar yang lebih tinggi,” kata Benpa menegaskan.
Sementara itu salah satu anak petani yang sedang dipromosikan untuk menuntut ilmu hingga ke luar negeri, Dian Sitanggang mengatakan keinginannya untuk melanjutkan belajar di luar negeri seperti Taiwan. Niat itu Ia kemukakan atas dukungan dari Hitada, juga orangtua yang selalu mendukungnya.
“Selain mendapat motivasi dari Oppu i SAE Nababan, sebagai kunci sukses, bagi saya kunci sukses lain adalah disiplin. Apa mimpimu akan tercapai, tak peduli siapa dirimu, kamu harus tunjukkkan dirimu . Terimakasih pak bupati yang sangat peduli pada Dairi, terutama pendidikan dan pertanian. Pertanian dan pendidikan harus seimbang, sebab Pertanian yang maju didukung oleh pendidikan yang maju juga. Jangan malas, tunjukkan mimpimu,” ujarnya.
Hadir dalam kegiatan ini, Camat Sitinjo Simon Tony, Kepala Desa Sitinjo II, Pendeta Eko Sahputra Nainggolan dari GMII, para tokoh masyarakat, para donatur atau peyumbang lahan,petani dibawah naungan Hitada, dan undangan lainnya.
(LM-01)
