Didampingi Sang Ibu, Ferdinand Marcos Jr. Diproklamirkan Sebagai Presiden Filipina

Filipina — Liputan68.com | Ferdinand Marcos Jr diapit oleh keluarganya, termasuk sang ibu Imelda Marcos, saat berdiri di mimbar di Kongres Filipina untuk diproklamasikan sebagai presiden terpilih, menandai kembalinya dinasti Marcos ke kursi kekuasaan.

Ferdinand Marcos Jr memenangi hampir 59% suara dalam pemilihan awal bulan ini, dua kali lipat lebih dari saingan terdekatnya.

Kemenangan telaknya mengikuti kampanye yang sangat memecah belah yang didominasi oleh disinformasi yang berusaha memuliakan rezim ayah diktatornya, Ferdinand Marcos Sr.

Diktator Filipina itu menjarah 10 miliar dolar AS (Rp 146 triliun) saat menjabat dan memimpin pelanggaran hak asasi manusia yang marak.

Ferdinand Marcos Jr belum mengakui atau meminta maaf atas pelanggaran yang dilakukan di bawah pemerintahan ayahnya.

Dalam komentar yang dibuat setelah memproklamasikan diri, dia mengatakan bahwa dia merasa rendah hati dengan hasil pemilihan.

“Saya berjanji bahwa kami mungkin tidak sempurna, tetapi kami akan selalu berusaha untuk kesempurnaan,” kata dia sebagaimana dilansir Guardian.

Imelda Marcos, 92 tahun, ikut naik ke mimbar untuk berdiri di samping putranya, dan melambai saat tangannya diangkat oleh presiden dan ketua senat.

Dia mengajukan banding atas hukuman pidana 2018 atas tujuh tuduhan korupsi.

Ferdinand Marcos Jr juga ditemani oleh istrinya, Liza Araneta-Marcos, saudara perempuannya Imee dan Irene Marcos serta putranya Joseph Simon Marcos.

Imee Marcos, yang merupakan seorang senator, mengatakan bahwa dia yakin keluarganya sekarang memiliki kesempatan untuk menunjukkan apa yang “masih bisa mereka lakukan untuk negara”.

“Yang paling penting bagi kami tentu saja adalah nama kami, nama keluarga yang telah menjadi sangat kontroversial, dan terkadang sangat sulit untuk ditanggung.”

“Warisan ayah saya adalah apa yang kami harap akan diklarifikasi pada akhirnya,” ujarnya.

Imee Marcos mengatakan kepada media bahwa kesehatan Imelda telah meningkat pesat setelah kemenangan pemilihan putranya.

“Dia tiba-tiba bisa mendengar, berjalan, dan penyakitnya lebih ringan. Semua penyakitnya tiba-tiba hilang.”

“Dia tiba-tiba gesit. Dia terlihat berusia 29 tahun, bukan 92,” katanya.

Imelda, yang sebelumnya mengatakan bahwa takdir putranya untuk menjadi presiden, diberi jaminan untuk mengajukan banding atas tuduhan korupsi karena usia tua dan kesehatannya.

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *