MEDAN — LIPUTAN68.COM — Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara, Ahmad Hadian meminta Kementerian Pertanian melalui Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan segera mencukupi pasokan obat dan vaksin untuk hadapi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi.
Menurut pria yang beken disapa Kang Hadian ini, perkembangan paparan PMK begitu cepat di mana harusnya diantisipasi dengan pasokan obat dan vaksin yang memadai pula.
“Saya mendapat beberapa keluhan dari masyarakat peternak bahwa mereka menghadapi kesulitan dalam pengobatan ternak sapinya yang terpapar PMK,” katanya kepada wartawan, Jumat (3/6/2022).
Menurut pantauan Kang Hadian, dinas-dinas peternakan kabupaten/kota di Sumut tidak memiliki stok obat yang memadai sehingga banyak petugas kesehatan hewan harus membeli sendiri obat tersebut di apotek hewan guna melayani permintaan peternak yang ternaknya terpapar PMK.
