Jakarta – Liputan68.com – Metaverse, dipercaya sebagian orang sebagai angan-angan belaka. Tapi, Accenture dengan grup bisnis Metaverse Continuum percaya bahwa dunia virtual Metaverse ini adalah benar-benar masa depan yang tidak dapat terelakkan.
Dalam laporan Accenture TechVision 2022, Prihadiyanto selaku Managing Director TechVision Overview: Programmable World mengatakan bahwa Metaverse masih akan dikembangkan. Produknya memang baru bisa dirasakan paling cepat mungkin dalam 3 sampai 5 tahun mendatang.
“Kita lihat visi ini untuk 3-5 tahun ke depan, sekarang teknologi ini masih emerging. Kami hanya membantu prediksi tren ke depan, dan Metaverse pun tahun ini sedang hype,” kata Pri di acara ‘Accenture Technology Vision 2022: Meet Me in the Metaverse’, Rabu (08/06/2022).
Laporan TechVision dilakukan dengan responden sejumlah 24 ribu konsumer global, 4.650 C-Level Executive di 30 negara. Survei ini dimulai pada bulan Desember 2021 sampai dengan Januari 2022 silam.
