Proyeksi pertumbuhan ekonomi pada tahun ini untuk Zona Eropa sebagai episentrum konflik geopolitik mengalami revisi ke bawah dari 4,2% menjadi 2,5%.
Perkiraannya, pertumbuhan Rusia diprediksi mengalami kontraksi 8,9% dan Ukraina kontraksi 45,1%.
Pertumbuhan ekonomi dua negara besar, yakni Amerika Serikat (AS) juga dipangkas menjadi 2,5% serta China menjadi 4,3% pada tahun ini.
Kemudian, negara berkembang juga mengalami penurunan proyeksi ekonomi. Mereka adalah Jepang menjadi 1,7% dan India menjadi 7,5%, serta Brasil menjadi 1,5%.
Sementara, Indonesia terbilang cukup aman dari ancaman resesi ekonomi ini. Sebab, proyeksi pertumbuhan ekonominya tidak diubah oleh Bank Dunia yang pada tahun ini tetap di level 5,1%.(SS)

