DAIRI – LIPUTAN68.COM – Tepung tawar dan pelepasan calon jemaah haji Kabupaten Dairi sudah menjadi tradisi turun temurun sebagai ungkapan rasa syukur bagi haji dan hajjah untuk memberi doa restu agar para calon jemah haji mandapat berkah ditanah suci.
Dan setelah tertunda selama 2 tahun akibat Pandemi Covid -19, tradisi ini kembali digelar oleh pemerintah Kabupaten Dairi bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Dairi, Senin (13/06/2022) di Balai Budaya Sidikalang.
Pemberangkatan ini diawali dengan pembacaan ayat suci Alqur’an oleh Muhammad Gifari Ketaren.
Bupati Dr Eddy Keleng Ate Berutu dalam pesannya mengatakan walau sudah mendapat 3 kali vaksin komplit calon jemaah haji harus senantiasa menjaga kesehatan selama di tanah suci.
Selain itu Bupati menambahkan, jauh dari keluarga akan menjadikan sesama calon jemaah haji menjadi keluarga baru selama ditanah suci.
“Harus saling tolong menolong dan gotong-royong, tetap mendahulukan kepentingan bersama. Ikuti arahan pembimbing, perhatikan jadwal dan waktu yang ditentukan oleh pembimbing agar seluruh rangkaian kegiatan dapat tercapai secara sempurna,” pesan Bupati.
Tidak lupa, Bupati mengharapkan selama ditanah suci untuk tidak lupa tetap mendoakan Kabupaten Dairi, agar tetap sehat dalam menggapai harapan mencapai Dairi unggul dalam harmoni keberagaman.
“Doakan kami tetap sehat, dan para calon haji dan hajjah pulang nantinya menjadi haji yang mabrur,” kata bupati mengakhiri sambutannya.
