Jakarta – Liputan68.com – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengusulkan alokasi Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 30,56 triliun untuk PT Hutama Karya (Persero) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran (TA) 2023.
Wakil Direktur Utama Hutama Karya Aloysius Kiik Ro menjelaskan, penambahan PMN kepada Hutama Karya akan menjadi setoran modal pemegang saham ke perusahaan.
Saat ini, rencana PMN untuk Hutama Karya pada TA 2023 senilai Rp 30,56 triliun masih dalam tahap pengajuan.
Perseroan berharap agar proses pengajuan PMN dapat berjalan lancar serta dapat diterima sesuai jadwal.
“Sehingga Hutama Karya dapat mengoptimalkan dana PMN untuk percepatan pembangunan ruas-ruas Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS),” terang Aloysius dalam rilis, Rabu (15/06/2022).
Jika merujuk pada pencairan tahun sebelumnya, perusahaan memproyeksikan realisasi PMN TA 2023 akan diterima pada Kuartal II tahun ini.
