Setelah Lebih dari 150 Tahun Bulan Akan Muncul Sejajar dengan 5 Planet

Untuk Bulan, satelit Bumi itu melengkapi urutannya mulai 18 Juni dan berada di sebelah kanan lebih rendah dari Saturnus.

Namun letak Bulan tidak seterusnya demikian. Pada 21 Juni, Bulan akan berpindah lima derajat lebih rendah di sebelah kanan Jupiter.

Sehari berikutnya, Bulan kembali bergerak lima derajat ke sebalah kanan Mars. Pada 23-25 Juni, bulan sabit akan muncul di antara Mars dan Venus.

Fenomena langka ini disebut konjungsi multiplanet. Demikian dikatakan Peneliti Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang.

Fenomena ini sampai 30 Juni. Yang tanggal 19-27 Juni disertai dengan bulan. Kalau dari tanggal 4-19 dan 28-30 Juni tanpa kehadiran bulan,” kata Andi.

Planet-planet yang sejajar dan bisa terlihat langsung dari langit Indonesia yakni Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus.

“Sementara Uranus butuh alat bantu seperti teleskop ataupun binokuler untuk melihatnya,” ucapnya.

“Seluruh Indonesia bisa menyaksikan fenomena ini asalkan bebas dari polusi cahaya, medan pandang bebas dari penghalang seperti gedung, pohon, gunung dan sebagainya serta didukung cuaca cerah,”lanjut Andi.

Dikutip dari Live Science, waktu terbaik untuk melihat fenomena langit ini adalah sekitar 45 menit sebelum matahari terbit.

“Anda harus menyetel alarm untuk melihatnya, tetapi ini waktu yang menyenangkan untuk melihat planet-planet di langit,” kata Michelle Nichols, direktur pengamatan publik di Planetarium Adler Chicago.(SS)

BAGIKAN KE :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *