Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dalam sambutannya utarakan event ini sebagai wadah untuk menunjukkan cara bagaimana bersosialisasi sehinga bisa menghadapi perkembangan jaman dimasa yang akan datang.
“Kejuaraan bukan hal yang utama, namun bagaimana bisa berkolaborasi, bisa berkreatif dengan kemampuan melalui seni. Seni itu adalah emosi jiwa yang kita tampilkan tapi elok untuk di pandang dan dengar. Mari ikuti ini dengan semangat untuk tanamkan sportifitas melalui seni,” ujarnya.
Untuk orangtua, Ia mengajak agar mendidik anak dengan baik karena pendidikan orangtua adalah cerminan anak anak di sekolah. Ia juga memghimbau untuk mendukung program pendidikan yang dicanangkan oleh pemerintah yakni mewujudkan Dairi Cerdas Dairi Unggul.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMP Negeri 3 utarakan tema kegiatan lomba festival adalah memuliakan kearifan lokal menembus dunia. Melalui kegiatan ini, Ia harapkan akan menguatkan dan menumbuhkan kreatifitas para peserta didik melalui seni.
“Sebagai upaya memberikan ruang untuk unjuk bakat dan prestasi maka FLS2N ini diselenggarakan yang didukung oleh dinas pendidikan kabupaten/kota. Event ini sebagai sarana untuk ekspresikan seni yang berbasis budaya bangsa,” kata kepala sekolah.
Adapun perlombaan yang diadakan dalam event ini diantaranya festival kreatifitas tari, festival kreatifitas seni, lomba vocal solo dan lomba desain foster yang diikuti 30 sekolah 161 peserta lomba.
(LM-01)
